Jokowi ke Lampung

Jokowi Janjikan Bantuan CT Scan untuk RSUD Alimuddin Umar Lampung Barat

Presiden Jokowi janjikan beberapa alat kesehatan termasuk CT Scan untuk RSUD Alimuddin Umar Liwa Lampung Barat, Lampung.

Penulis: Bobby Zoel Saputra | Editor: Reny Fitriani
Dokumetnasi Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Jokowi saat di RSUD Alimuddin Umar Lampung Barat. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Lampung Barat - Presiden Jokowi janjikan beberapa alat kesehatan termasuk CT Scan untuk RSUD Alimuddin Umar Liwa Lampung Barat.

Hal itu Presiden Jokowi sampaikan saat berada di kebun kopi pasca melakukan kunjungan ke RSUD Alimuddin Umar Liwa Lampung Barat, Jumat (12/7/2024).

Kendati begitu, pihak RSUD Alimuddin Liwa Lampung Barat harus memenuhi beberapa persyaratan agar bantuan itu bisa direalisasikan Presiden Jokowi.

“Yang paling penting semua rumah sakit yang saya kunjungi siapkan dulu ruangannya. Ruangan harus siap, pemda harus menyiapkan itu untuk CT scan,” katanya.

“Kemudian untuk cath lab, untuk mammogram, untuk x-ray yang modern, siapkan dulu. Alatnya akan dikirim dari Kemenkes tahun ini sebagian, tahun depan sebagian,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Diskes Pemkab Lampung Barat dr Widyatmoko Kurniawan menjelaskan, RSUD Alimuddin Umar telah melayani banyak pasien.

Terutama untuk pasien yang merupakan peserta BPJS yang telah mencakup 80 persen dari total pasien.

Menurutnya, rumah sakit sangat membutuhkan alat CT scan untuk mempercepat diagnosa penyakit yang lebih kompleks.

"Kita termasuk jauh dari rumah sakit rujukan sehingga perlu untuk mengetahui tentang penyakit yang lebih dalam dengan CT scan," singkatnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan pemerintah telah menambah dua kali lipat pupuk subsidi untuk petani termasuk petani di Lampung Barat, Lampung.

Menurut, Presiden Jokowi pemerintah telah menyiapkan alokasi pupuk subsidi kepada masyarakat sebanyak 9,5 juta.

“Pupuk subsidi tersebut naik 2 kali lipat dari yang tadinya 4,5 juta, dan saat ini telah naik menjadi 9,5 juta,” imbuh Jokowi.

“Kenaikan tersebut diharapkan menjadi pemicu produksi agar mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun mancanegara,” sambungnya.

Saat kunjungan sekaligus panen kopi itu itu, Jokowi juga ingin produksi kopi yang dilakukan masuk pada tahap industri atau hilirisasi.

Hal itu tentunya dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah atau pendapatan terhadap petani-petani kopi itu sendiri.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved