Berita Lampung

KAI Sesalkan Upaya Warga Bongkar Penutup Perlintasan Kereta Api di Natar Lamsel

Padahal, menurut Manager Humas PT KAI Divre IV Tanjungkarang Bandar Lampung Azhar Zaki Assjari, penutupan perlintasan kereta api itu untuk keselamatan

Penulis: Vincensius Soma Ferrer | Editor: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Tribunlampung.co.id/Vincensius Soma Ferrer
Kondisi perlintasan kereta api di Natar Lampung Selatan yang penutupnya dibongkar warga. Padahal sudah ditutup PT KAI demi keselamatan warga. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung - PT KAI Divre IV Tanjungkarang, Bandar Lampung menyesalkan pembongkaran sepihak palang batas perlintasan rel kereta api di Natar, Lampung Selatan.

Padahal, menurut Manager Humas PT KAI Divre IV Tanjungkarang Bandar Lampung Azhar Zaki Assjari, penutupan perlintasan rel kereta api itu untuk keselamatan warga setempat.

karena penutupan perlintasan kereta api di Natar Lampung Selatan tersebut untuk mencegah terjadinya kecelakaan.

Sesuai data  PT KAI, lintasan itu termasuk perlintasan liar yang tidak dijaga.

"KAI menutup itu untuk keselamatan agar tidak terjadi kecelakaan," kata Azhar Zaki Assjari, Jumat (9/8/2024).

Menurutnya, KAI akan konsisten terhadap kebijakan penutupan perlintasan rel kereta api di Natar, Lampung Selatan.

Dalam waktu dekat, masih kata dia, KAI akan menutup kembali perlintasan rel kereta api yang sempat dibuka oleh warga secara sepihak.

"Ke depan nanti akan ditutup lagi," katanya.

Pihaknya juga akan melakukan sosialisasi kepada warga agar tidak membuka perlintasan yang sudah ditutup itu.

Diketahui perlintasan rel kereta api yang sudah ditutup oleh PT KAI Divre IV Tanjungkarang Bandar Lampung dibuka lagi oleh warga.

Perlintasan rel kereta api yang sempat ditutup PT KAI Divre IV Tanjungkarang Bandar Lampung itu berada di Natar Lampung Selatan.

PT KAI Divre IV Tanjungkarang Bandar Lampung menutup perlintaran kereta api tersebut pada Selasa (6/8/2024).

Sehari kemudian, warga secara sepihak membuka perlintasan kereta api yang sudah ditutup tersebut. Tepatnya pada Rabu (7/8/2024).

Pemuda setempat kemudian membuat palang batas sederhana dari bambu untuk pengaman perlintasan rel kereta api, Kamis (8/8/2024).

Pembongkaran paksa palang penutup perlintasan rel kereta api di Natar Lampung Selatan tersebut dibenarkan oleh warga setempat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved