Pengoplosan BBM di Bandar Lampung

Sulap BBM Pertalite Jadi Pertamax, 2 Warga Lampung Diringkus Polisi

Sulap bahan bakar minyak alias BBM jenis Pertalite menjadi Pertamax, 2 warga Lampung diringkus polisi saat menjalankan aksinya.

Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Mukhammad Hendrik Apriliyanto saat menggelar konpers terkait pengoplosan BBM, Rabu (11/9/2024). Sulap bahan bakar minyak alias BBM jenis Pertalite menjadi Pertamax, 2 warga Lampung diringkus polisi saat menjalankan aksinya. 

Buru Pemilik Minyak Cong

Polresta Bandar Lampung masih kejar pemilik minyak cong asal Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, sebagai penyuplai untuk mengoplos BBM

"Kami telah melakukan penangkapan dua pelaku pengoplos BBM dengan inisialnya Es dan Bl."

"Termasuk kami juga masih mengejar bos dari dua pelaku yang kami amankan," kata Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Mukhammad Hendrik Apriliyanto saat menggelar konpers di Mapolresta Bandar Lampung, Rabu (11/9/2024). 

Polisi masih melakukan pengejaran terhadap bos dari dua pelaku pengoplos BBM tersebut. 

Bos dari dua pelaku tersebut berinisial Lm juga masih dilakukan pengejaran oleh polisi. 

"Pelaku dua orang tersebut sebagai pengoplos dan sopir diamankan di gudang pengoplos yang beralamat di Jalan Alimudin Umar, Kelurahan Campang Raya, Kecamatan Sukabumi, Kota Bandar Lampung," ujar Kompol Hendrik. 

Polisi menangkap dua pelaku pada Jumat (6/9/2024) pukul 16.30 WIB. 

Pemilik minyak cong ini masih dalam penyelidikan oleh kepolisian.

Kerja Sama dengan Sopir

Pelaku pengoplos BBM di Bandar Lampung bekerja sama dengan oknum sopir dari mobil Kopka Patra berpelat kuning BE 8072 AAU. 

"Itu ada truk kuning itu berpelat BE 8254 OU dengan kapasitas sekitar 5.000 liter, kemudian minyak cong itu dimasukan ke dalam truk kuning tersebut di gudang di Kelurahan Campang Raya, Kecamatan Sukabumi, Kota Bandar Lampung," kata Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Mukhammad Hendrik Apriliyanto didampingi Kanit Tipiter Ipda Wahyu, saat konpers di Mapolresta Bandar Lampung, Rabu (11/9/2024). 

Ia mengatakan, pihak dari jasa transportir bekerjasama dengan Kopka Patra dihubungi pelaku. 

Sopir mobil Kopka Patra tersebut datang untuk disewa bersama dengan isinya Pertalite untuk dicampurkan. 

"BBM jenis pertalite itu dihasilkan dari pengecer-pengecer yang dikumpulkan hingga sebanyak 5.000 liter," tukasnya.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved