Breaking News

Berita Lampung

Petugas TNBBS Lampung Barat Dengar Auman Harimau di Kebun Korban Tewas

Sulki mengaku mendengar auman harimau di sekitar kebun korban Karim yang ditemukan tewas mengenaskan.

Penulis: Bobby Zoel Saputra | Editor: taryono
Dok. Kodim 0422/LB
Evakuasi korban. Kepala Resort TNBBS di Kecamatan Suoh, Lampung Barat Sulki mengaku mendengar auman harimau di sekitar kebun korban Karim yang ditemukan tewas mengenaskan. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Lampung Barat - Kepala Resort TNBBS di Kecamatan Suoh, Lampung Barat Sulki mengaku mendengar auman harimau di sekitar kebun korban Karim yang ditemukan tewas mengenaskan.

Sulki mengatakan, kebun korban memang masuk kawasan TNBBS dan dirinya sempat mendengar auman harimau beberapa malam sebelum kejadian.

“Memang sempat mendengar suara harimau di sekitar kebun korban beberapa malam sebelumnya,” ujarnya, Minggu (22/9/2024).

“Tentunya penemuan ini kembali memicu kepanikan di kalangan masyarakat setempat akan binatang buas,” sambungnya.

Sementara itu, Kapolsek Bandar Negri Suoh, Iptu Edward Panjaitan mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan menghindari aktivitas di luar rumah pada waktu sore.

Ia mengaku, kini pihaknya telah berkoordinasi dengan BKSDA untuk melakukan penyelidikan dan memastikan keamanan wilayah tersebut.

“Evakuasi mayat korban dan penyelidikan lebih lanjut sedang berlangsung,” ujarnya mewakili Kapolres Lampung Barat AKBP Rinaldo Aser.

“Pihak berwenang akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai langkah-langkah pencegahan menghadapi serangan binatang buas,” tandasnya.

Sampaikan Belasungkawa 

Pj Bupati Lampung Barat Nukman menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Karim, warga Pekon Sukamarga, Kecamatan Suoh yang diduga diterkam harimau.

Hal itu disampaikan Nukman setelah menerima informasi bahwa korban ditemukan dalam keadaan tewas mengenaskan.

 Nukman mengatakan, ini merupakan pukulan berar bagi keluarga dan masyarakat setempat wajib berduka atas insiden serangan harimau ini.

“Innalillahi wa Inna ilaihirojiun, semoga Almarhum Husnul Khotimah, diampuni segala salah dan dosanya,” ujarnya, Minggu (22/9/2024).

“Bisa dilapangkan kuburnya serta ditempatkan pada tempat yang baik disisi Allah SWT dan diampuni segala salah dan khilafnya” terusnya.

Sebagai informasi, Karim ditemukan meninggal di perkebunan miliknya sekitar pukul 21.10 WIB, Sabtu (21/9/2024) setelah sempat dikabarkan hilang.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved