Berita Lampung

Teater Satu Sukses Pukau Penonton di Lampung dalam Pertunjukan 'Dimana Engkau Radin'

Teater Satu sukses dalam memukau penonton dalam gelaran pertunjukan "Dimana Engkau Radin" yang kisahkan perjuangan Radin Inten II

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Tri Yulianto
Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
Teater Satu sukses menggelar pertunjukan teater "Dimana Engkau Radin" di GTT Taman Budaya Lampung. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Teater Satu sukses dalam memukau penonton dalam gelaran pertunjukan teater dengan judul "Dimana Engkau Radin" di Gedung Teater Tertutup (GTT) Taman Budaya, Lampung

Sutradara Iswadi Pratama mengatakan, pihaknya telah sukses dalam menggelar pertunjukan teater bertemakan pahlawan asal Lampung

Karena pertunjukan teater tersebut menceritakan kisah perjuangan pahlawan Lampung Radin Intan II yang berjuang demi kemerdekaan.

"Jadi sosok Radin Inten II ini merupakan sosok yang ideal bagi manusia dalam memperebutkan kemerdekaan," kata sutradara Iswadi Pratama, Minggu (8/12/2024). 

Ia mengatakan, pahlawan Radin Inten II merupakan sosok yang menyisihkan kepentingan pribadinya untuk orang banyak.

Radin Inten II ini sebagai pahlawan merupakan bentuk ideal manusia dan layak dijadikan contoh bagi setiap orang dalam menjalani hidupnya. 

Manusia saat ini mentalitasnya hidup di era yang serba pragmatis dan menggunakan kalkulasi ekonomi dan politik. 

Pihaknya menggelar pertunjukan teater ini sebagai upaya merefleksikan sejarah khususnya di Lampung

Teater Satu menyajikan fase-fase perjuangan Radin Inten II ini saat melawan kolonialisme dan imperialisme pada era 1850-1856. 

Pihaknya juga menyajikan background sejarah berupa keruntuhan VOC, kedatangan Hindia Belanda, runtuhnya Kesultanan Banten dan penerapan culture stelsel di Lampung

Adanya pertunjukkan yang mengambil bentuk epik ini akan disajikan secara lintas dramaturgi, melibatkan seniman tari, pesilat, aktor, sastra lisan Lampung.

Grup paduan suara, video art, dokumenter, dan Instalasi.

"Dengan pendekatan lintas dramaturgi ini, kami berharap citarasa pertunjukkan epik akan lebih kental," katanya. 

Menurut Iswadi pertunjukkan Dimana Engkau, Radin? yang ditulisnya tidak bermaksud untuk merepresentasikan sejarah sepenuh-penuhnya. 

Melainkan akan menyajikan refleksi terhadap sejarah Radin Inten II sehingga ada nilai-nilai yang dapat dijadikan landasan sikap.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved