Lifestyle
Tren Press On Nails di Kalangan Anak Muda, Siska: Bisa Lepas Pasang Sendiri
Nail Art kini menjadi salah satu tren fashion yang digemari, terkhusus di kalangan anak muda.
Penulis: Putri Salamah | Editor: Reny Fitriani
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung - Nail Art saat ini menjadi salah satu tren fashion yang digemari, terkhusus di kalangan anak muda.
Nail Art lebih dari sekadar mempercantik kuku, namun bisa menunjang penampilan seseorang yang menggunakannya.
Tak hanya mewarnai kuku, tapi kamu bisa bebas request dengan desain yang diinginkan.
Jika nail art diaplikasikan langsung ke kuku, ada pula press on nails atau kuku palsu yang juga ikut tren saat di tahun 2025 ini.
Press on nails sendiri merupakan kuku buatan yang ditempelkan ke kuku asli dengan menggunakan lem khusus. Teknik ini dikenal dengan overlay.
Press on nails bisa membuat kuku jadi lebih cantik secara instan.
Kuku palsu ini bisa menjadi pilihan praktis bagi yang ingin tampil dengan kuku cantik tanpa perlu ke salon.
Dan menariknya juga bisa request warna dan desain sesuai keinginan.
Eka Siska Natalia menjadi salah satu anak muda yang suka menggunakan nail art dan press on nails.
“Kuku jadi salah satu penunjang penampilan ya menurut saya. Terlebih sekarang bisa nail art dengan macam-macam desain yang lucu-lucu,” kata Siska sapaannya, Jumat (3/1/2024).
Saat ini, kata Siska, ia sedang menggunakan press on nails untuk sehari-hari.
Menurut Muli Mekhanai Kota Bandar Lampung 2023 ini, press on nails lebih praktis digunakan tapi hasilnya tetap terlihat professional.
“Biasanya saya langsung nail art di kuku asli. Tapi sekarang lagi suka pakai press on nails, jadi koleksi desain-desain yang lucu dan lagi tren,” ujarnya.
Hal ini juga dilakukannya untuk menjaga kesehatan kukunya. Sebab jika terlalu sering menggunakan nail art, maka bisa menyebabkan kerusakan pada kuku.
“Kalau press on nails ini kan saya bisa lepas pasang sendiri ya, tanpa harus ribet remove ke tempat nail art. Penggunaannya itu juga bisa jangka panjang, jadi lebih hemat sih menurut saya,” kata Siska.
Memberikan jeda waktu dalam penggunaan nail art, menjadi salah satu cara agar terhindar dari efek samping berkepanjangan.
Kemudahan untuk dilepas dan diganti menjadi nilai tambah dari press on nails.
“Kadang cewek tuh suka cepat bosan ya, atau lihat desain nail art yang lagi tren tuh lucu pengen juga. Kalau press on nails ini, saya kadang pakai yang A terus tiga hari atau seminggu bisa ganti dengan yang B, gitu,” jelasnya.
Press on nails ini juga tentunya bisa digunakan untuk segala acara, mulai dari acara santai, pesta, hingga formal sekalipun.
Bagi Tribunners yang ingin tampil stylish, press on nails bisa menjadi solusi praktis dan hemat. Tapi jangan lupa untuk memperhatikan kesehatan kukunya ya.
(Tribunlampung.co.id/Putri Salamah)
| Film Agak Laen 2 Curi Perhatian Publik, Yasmin Kais Ismail: Komedinya Unik |
|
|---|
| Tips Mix and Match Anting Hijab untuk Hijab Polos dan Bermotif |
|
|---|
| Tren Anting Hijab di Kalangan Anak Muda Bandar Lampung, Ayunda: Bikin Look Lebih Rapi |
|
|---|
| Owner Ninda Tapis Sebut Minim Minat Anak Muda Menyulam Tapis |
|
|---|
| Baju Wastra Lampung, Nafisa Ulfia Risqi: Anggun dan Modern |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Eka-Siska-Natalia.jpg)