Berita Lampung
Cuaca Buruk Sebabkan Banjir dan Puting Beliung di Sejumlah Wilayah Lampung
Cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Lampung selama dua hari terakhir.
Penulis: Hurri Agusto | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Lampung selama dua hari terakhir, Kamis hingga Jumat, 25-26 Desember 2025 mengakibatkan banjir dan angin puting beliung di sejumlah titik.
Humas BPBD Provinsi Lampung, Wahyu Hidayat, menjelaskan bahwa cuaca buruk ini telah menyebabkan puluhan rumah warga terdampak dan beberapa di antaranya mengalami kerusakan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung, mencatat terjadi bencana banjir di tiga kabupaten/kota di Bumi Ruwa Jurai, meliputi Kota Bandar Lampung, Kabupaten Lampung Selatan, dan Kabupaten Lampung Timur.
Selain itu, musibah angin puting beliung juga turut melanda Kabupaten Tulangbawang.
"Kami telah menerima laporan dan melakukan koordinasi intensif dengan BPBD kabupaten/kota. Sejak kejadian pertama pada hari Kamis hingga banjir di hari Jumat, personel TRC (Tim Reaksi Cepat) di tiap wilayah sudah langsung turun ke lokasi untuk melakukan pendataan dan evakuasi terhadap warga yang terdampak," ujar Wahyu Hidayat kepada Tribunlampung.co.id, Sabtu (27/12/2025).
Di Kota Bandar Lampung, Wahyu menjelaskan banjir terjadi pada Jumat (26/12) pukul 10.05 WIB di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Sukajawa, Kecamatan Tanjung Karang Barat.
Akibat hujan deras, sebuah tembok rumah warga roboh.
Tercatat satu unit rumah rusak berat dan dua orang dilaporkan mengalami luka ringan.
Sementara di Kabupaten Lampung Selatan, tepatnya di Dusun 10, Kecamatan Natar, banjir merendam sedikitnya 46 unit rumah warga pada Jumat dini hari pukul 03.00 WIB.
Banjir dipicu oleh hujan intensitas tinggi dan tersumbatnya saluran irigasi.
Wilayah Lampung Timur juga tidak luput dari genangan air. Pada Jumat sore pukul 14.30 WIB, banjir melanda Desa Braja Dewa (Kecamatan Way Jepara) dan Desa Tanjung Tirto (Kecamatan Way Bungur).
Di Tanjung Tirto, sebanyak 15 unit rumah terendam banjir. Hingga laporan terakhir, air masih menggenangi area pondok pesantren di Desa Braja Dewa.
Sehari sebelumnya, Kamis (25/12), angin kencang melanda Kampung Bumi Dipasena Jaya, Kecamatan Rawa Jitu Timur, Tulang Bawang sekitar pukul 14.00 WIB.
Di lokasi ini, tercatay sebanyak lima unit rumah warga dilaporkan mengalami rusak ringan.
Wahyu Hidayat mengimbau masyarakat agar tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem yang diprediksi masih bisa terjadi.
| Permintaan Warga ke Menteri Imipas Agus Saat Kunjungi Kantor Imigrasi di Lampung |
|
|---|
| Ponpes Nurul Jadid Lampung Dibakar Warga, Polisi Amankan 1 Orang |
|
|---|
| Respons Warga atas Dimulainya Perbaikan Ruas Jalan di Perbatasan Metro-Lampung Tengah |
|
|---|
| Pemicu Ponpes Nurul Jadid Dibakar Warga, Ada Dugaan Asusila, Kondisi Terkini Terkuak |
|
|---|
| Jalan Pattimura Metro Dikebut, Target Rampung September |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Cuaca-buruk-sebabkan-banjir-dan-puting-beliung.jpg)