Berita Lampung

Itera Segera Operasikan Smart BRT, Bus dengan Fasilitas Wi-Fi Bertarif Rp 5.000

Smart BRT ini nantinya tidak hanya melayani sivitas akademika Itera, tetapi juga terbuka untuk masyarakat umum dengan tarif yang terjangkau.

Tayang:
Penulis: Hurri Agusto | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/Dok Itera
SMART BTR - Suasana Focus Group Discussion (FGD) terkait Smart Bus Rapid Transit (BRT) di kampus Itera, Rabu (4/2/2026). Itera berkolaborasi dengan Pemprov Lampung segera mengoperasikan moda transportasi modern Smart BRT. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Institut Teknologi Sumatera (Itera) berkolaborasi dengan Pemprov Lampung segera mengoperasikan moda transportasi modern bernama Smart Bus Rapid Transit (BRT).

Bus tersebut akan melayani rute kampus Itera menuju Mall Boemi Kedaton (MBK).

Smart BRT ini nantinya tidak hanya melayani sivitas akademika Itera, tetapi juga terbuka untuk masyarakat umum dengan tarif yang sangat terjangkau, yakni Rp 5.000 per perjalanan.

Rektor Itera I Nyoman Pugeg Aryantha menegaskan kesiapan pihaknya untuk meluncurkan layanan transportasi berbasis teknologi ini.

Di mana, layanan ini nantinya dilengkapi dengan fasilitas modern seperti Wi-Fi, CCTV, pembayaran nontunai, hingga aplikasi pelacak posisi bus secara real-time.

"Itera siap berkontribusi dalam menghadirkan layanan transportasi publik modern bagi mahasiswa dan masyarakat Lampung. Bus yang dihibahkan pemerintah pusat melalui Pemerintah Provinsi Lampung kepada Itera telah dirancang sebagai Smart BRT dan siap dioperasikan," ujar Nyoman dalam Focus Group Discussion (FGD) di kampus Itera, Rabu (4/2/2026). 

Sekretaris Provinsi Lampung Marindo Kurniawan menyebut proyek ini sebagai langkah besar transformasi wilayah. 

Ia berharap Smart BRT Itera menjadi pionir transportasi publik yang cerdas dan berkelanjutan di Lampung.

"Pemerintah Provinsi Lampung mendorong pengembangan Smart BRT Itera sebagai proyek percontohan transformasi transportasi publik di Lampung. FGD ini menjadi ruang strategis untuk merumuskan kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy) dengan mempertemukan pemerintah daerah, akademisi, dan pemangku kepentingan," kata Marindo.

Sementara, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Lampung Jonter Sitohang menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memastikan operasional BRT ini berjalan sesuai standar keselamatan dan regulasi yang berlaku.

"Terkait dengan pengoperasian BRT Itera ini, pada prinsipnya kami dari BPTD Kelas II Lampung sangat mendukung penuh. Kami akan mengawal dari sisi regulasi dan teknis agar layanan ini benar-benar memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat, serta menjadi embrio bagi sistem transportasi massal yang lebih luas di Lampung," tegas Jonter Sitohang.

Lebih lanjut, Jonter mengajak semua pihak berkolaborasi agar BRT ini bisa terus berkembang pesat dan tidak hanya berjalan sesaat.

"Pesan kami, jangan sampai ini hanya berjalan sesaat, sehingga perlu diperhatikan keberlanjutannya, jangan sampai setelah launching (peluncuran) lalu kemudian hilang," kata dia. 

(Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved