Mudik Lebaran

Mudik Lebaran 2026, Bakauheni Operasikan 7 Dermaga dan 68 Kapal

Kepala BPTD Kelas II Lampung Jonter Sitohang mengatakan, Pelabuhan Bakauheni merupakan simpul utama penghubung lintas Sumatera dan Jawa.

Penulis: Hurri Agusto | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto
RAKOR MUDIK - Kepala BPTD Kelas II Lampung Jonter Sitohang seusai menghadiri rapat koordinasi di Mapolda Lampung, Jumat (27/2/2026). 

Terkait keselamatan angkutan umum, kegiatan ramp check rutin dilaksanakan.

"Sejauh ini, pemeriksaan telah dilakukan terhadap 451 bus AKAP untuk memastikan kelayakan jalan," imbuhnya.

Jonter menegaskan, pihaknya tak memberi toleransi dan bakal diberi sanksi tegas bagi operator yang melanggar standar keselamatan.

Selain itu, pengawasan ketat diberlakukan untuk menindak pelanggaran muatan kendaraan

"Kendaraan yang tidak memenuhi syarat akan diberi stiker tidak laik jalan dan dilarang beroperasi. Kami tidak memberi toleransi terhadap kendaraan ODOL (overdimension dan overloading)," tegas Jonter.

BPTD juga telah memetakan titik rawan kemacetan, terutama di kawasan pasar tumpah seperti Pasar Natar, Pasar Bandar Jaya, Pasar Bakauheni, dan Pasar Pringsewu.

Untuk arus balik, disiapkan buffer zone di Rest Area Km 20B, Km 49B, Km 87B, Km 163B, Terminal Agribisnis Gayam, serta area sekitar BBJ Muara Pilu.

Terakhir, BPTD mengantisipasi potensi cuaca ekstrem dengan berkoordinasi bersama BMKG, ASDP, dan KSOP.

Posko statis diberlakukan dua sif selama 24 jam, dilengkapi monitoring mobile dan pemantauan drone guna memastikan respons cepat apabila terjadi kondisi darurat. 

(Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto)

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved