Mudik Lebaran

Arus Balik Mudik Lebaran Jalinbar Pringsewu Mulai Normal, Polres Bongkar Barrier

Barrier atau pembatas jalan itu tadinya dipasang di sejumlah titik rawan kemacetan sepanjang Jalinbar wilayah Kabupaten Pringsewu.

Tayang:
Tribunlampung.co.id/Polres Pringsewu
BONGKAR BARRIER - Seiring berakhirnya Operasi Ketupat dan kembali normalnya arus lalu lintas pasca Idul Fitri 1447 Hijriah, jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Pringsewu mulai melakukan pembongkaran barrier pembatas jalan, Kamis (26/3/2026). Polres Pringsewu. 
Ringkasan Berita:
  • Satuan Lalu Lintas Polres Pringsewu mulai melakukan pembongkaran barrier pembatas jalan seiring berakhirnya Operasi Ketupat Krakatau 2026.
  • Selain itu karena kembali normalnya arus lalu lintas pasca Idul Fitri 1447 Hijriah.
  • Barrier atau pembatas jalan itu tadinya dipasang di sejumlah titik rawan kemacetan sepanjang Jalinbar wilayah Kabupaten Pringsewu.

Tribunlampung.co.id, Pringsewu -  Satuan Lalu Lintas Polres Pringsewu mulai melakukan pembongkaran barrier pembatas jalan seiring berakhirnya Operasi Ketupat Krakatau 2026 dan kembali normalnya arus lalu lintas pasca Idul Fitri 1447 Hijriah, Kamis (26/3/2026). 

Barrier atau pembatas jalan itu tadinya dipasang di sejumlah titik rawan kemacetan sepanjang Jalinbar wilayah Kabupaten Pringsewu.

Pembongkaran dilakukan di beberapa titik, di antaranya depan Swalayan Multi Mart Sidoharjo, Simpang Pusri, depan Mall Candra, simpang terminal, hingga simpang empat Pasar Induk Pringsewu

Barrier tersebut sebelumnya dipasang sebagai bagian dari rekayasa lalu lintas selama arus mudik dan arus balik Lebaran guna mengantisipasi kemacetan dan mengurangi titik konflik kendaraan.

Kasat Lantas Polres Pringsewu, Iptu I Kadek Gunawan menjelaskan bahwa pembongkaran dilakukan karena kondisi arus lalu lintas saat ini sudah berangsur normal setelah puncak arus balik terlewati.

Baca juga: Pemkab Pringsewu Resmi Tutup Pelatihan Tahap I Program Pemagangan ke Jepang 2026

Menurutnya, pemasangan barrier sebelumnya merupakan bagian dari strategi pengamanan dan pengaturan lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Ketupat, terutama di titik-titik yang berpotensi terjadi kepadatan kendaraan.

“Pemasangan barrier ini sebelumnya merupakan bagian dari rekayasa lalu lintas saat Operasi Ketupat, untuk mengurangi titik konflik kendaraan dan menekan potensi kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas di jalur padat kendaraan,” ujarnya.

Ia menambahkan, meskipun saat ini barrier telah dibongkar, arus balik masih berlangsung karena belum seluruh pemudik kembali ke daerah asal. 

Namun demikian, secara umum kondisi lalu lintas di wilayah Pringsewu sudah berangsur normal dan tetap dalam pengawasan petugas.

“Walaupun barrier sudah kami bongkar, personel Satlantas tetap kami siagakan untuk memantau perkembangan situasi lalu lintas. Apabila terjadi kepadatan, kami tetap menurunkan tim urai untuk melakukan pengaturan dan mengurai kemacetan,” jelasnya.

Lebih lanjut, pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada para pengguna jalan dan pemudik yang telah tertib berlalu lintas selama periode mudik dan balik Lebaran, sehingga situasi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) di Kabupaten Pringsewu tetap terjaga.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan pengguna jalan yang sudah tertib dan mematuhi aturan lalu lintas. Memang di beberapa titik sempat terjadi kepadatan karena tingginya mobilitas masyarakat, namun secara umum situasi tetap aman dan terkendali,” ungkapnya.

Ia berharap, upaya kepolisian dalam mengamankan perayaan Idul Fitri mulai dari arus mudik hingga arus balik dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat, khususnya para pengguna jalan yang melaksanakan perjalanan Lebaran.

(Tribunlampung.co.id/ Oky Indrajaya)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved