Berita Lampung

Berkat CKG, Mirza Klaim Rujukan Pasien ke RSUDAM Menurun

Mirza menegaskan pentingnya program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dalam meningkatkan kesadaran masyarakat.

|
Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri Barus
SAMBUTAN - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memberi sambutan dalam kunjungan Wamenkes Benjamin Paulus Octavianus dan Wamendagri Akhamd Wiyagus di Aula Semergou, Kantor Pemkot Bandar Lampung, Selasa (14/4/2026). 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal ikut menyoroti tingginya kasus tuberkulosis.

Ia pun mengimbau warga untuk mengikuti program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Mirza mengeklaim rujukan pasien ke RSUD Abdul Moeloek mulai menurun.

Hal itu dikatakannya dalam kunjungan Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus dan Wakil Menteri Dalam Negeri Akhamd Wiyagus di Aula Semergou, Kantor Pemkot Bandar Lampung, Selasa (14/4/2026).

Mirza menegaskan pentingnya program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dalam meningkatkan kesadaran masyarakat.

Menurutnya, program tersebut mulai menunjukkan dampak nyata di tengah masyarakat.

Ia mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan, banyak warga yang sebelumnya merasa sehat ternyata memiliki risiko penyakit.

"Dari 10 orang yang diperiksa, sekitar tiga terdeteksi tekanan darah tinggi dan dua lainnya mulai menunjukkan gejala diabetes," ujarnya.

Ia menjelaskan, pada awal pelaksanaan program CKG, masyarakat masih kurang antusias karena merasa tidak membutuhkan pemeriksaan kesehatan.

Namun, seiring waktu, kesadaran mulai meningkat.

Gubernur juga menyebutkan bahwa dampak positif mulai terlihat pada berkurangnya jumlah rujukan pasien ke RSUDAM.

"Sebelumnya, rujukan bisa mencapai 600 sampai 700 pasien per hari, sementara kapasitas tempat tidur hanya sekitar 600. Sekarang mulai berkurang, kemungkinan karena masyarakat lebih sadar menjaga kesehatan," jelasnya.

Ia menambahkan, tingginya angka rujukan tidak hanya berdampak pada fasilitas kesehatan, tetapi juga pada produktivitas keluarga pasien.

Banyak warga dari daerah harus mendampingi anggota keluarganya yang dirujuk, sehingga tidak dapat bekerja.

Dalam kesempatan itu, Rahmat juga mengapresiasi peran kader posyandu dan tenaga kesehatan di tingkat kelurahan dan desa yang dinilai sangat aktif dalam mengedukasi masyarakat.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved