Berita Lampung
Temukan Ribuan Bangkai Kelelawar, Wabup Pringsewu Peringatkan Pengusaha
Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pada Rabu (22/4/2026) menyusul keluhan warga terkait bau busuk
Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: soni yuntavia
Tribunlampung.co.id, Pringsewu - Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pada Rabu (22/4/2026) menyusul keluhan warga terkait bau busuk yang tercium hingga radius sekitar 500 meter.
Dalam sidak tersebut, Wakil Bupati menemukan puluhan ribu bangkai kelelawar di dalam gedung walet.
Wabup kemudian meminta pengelola untuk segera membersihan dan mengubur bangkai tersebut.
Pemerintah Kabupaten Pringsewu melakukan penanganan lanjutan terkait kasus bau menyengat yang berasal dari gedung sarang burung walet di Kelurahan Pringsewu Selatan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Pringsewu, Ulin Noha, menyampaikan kondisi terbaru di lokasi saat ini telah memasuki tahap pembersihan menyeluruh.
Baca juga: Kader PDIP Dapat “Paket” Bangkai Kepala Anjing
“Pembersihan dan penguburan bangkai kelelawar sudah dilakukan. Saat ini kami juga melakukan pemeriksaan ulang untuk memastikan tidak ada sisa bangkai yang tertinggal di dalam gedung,” ujarnya kepada Tribun Lampung, Kamis (23/4/2026).
Selain itu, tim gabungan melakukan penyemprotan disinfektan serta penaburan zeolit di sekitar lokasi guna menghilangkan kuman sekaligus mengurangi bau yang masih tersisa.
“Langkah ini dilakukan untuk menekan potensi pencemaran dan meminimalkan aroma tidak sedap,” jelasnya.
Pihaknya menegaskan bahwa pemantauan akan terus dilakukan selama sepekan ke depan guna memastikan kondisi benar-benar terkendali.
“Kami akan terus melakukan pemantauan hingga satu minggu ke depan. Mudah-mudahan kondisi ini segera teratasi dan tidak lagi mengganggu masyarakat,” tambahnya.
Wabup Umi Laila juga menegaskan agar para pengusaha walet, khususnya yang bangunannya sudah tidak produktif, bertanggung jawab atas dampak lingkungan yang ditimbulkan serta mematuhi perizinan yang berlaku.
Pemerintah Kabupaten Pringsewu turut mengimbau seluruh pelaku usaha walet agar lebih memperhatikan aspek kebersihan dan kesehatan lingkungan demi menjaga kenyamanan masyarakat.
Berdasarkan data di lapangan, sehari sebelumnya sebanyak 15 karung bangkai telah diangkut.
Pada hari ini, kembali ditemukan 15 karung, sementara diperkirakan masih ada sekitar 50 karung yang belum dikeluarkan dari dalam gedung.
Gedung walet tersebut memiliki tinggi sekitar 20 meter dengan empat lantai, yang diduga menjadi lokasi penumpukan bangkai dalam kurun waktu yang cukup lama.
( Tribunlampung.co.id / Oky Indra Jaya )
| Bisnis Bus AKDP Lampung Masih Tahap Pemulihan Pasca Covid 19 |
|
|---|
| Penyebab Kebakaran Mobil di Jalan Raya Stadion Tejosari Metro Diselidiki Polisi |
|
|---|
| Diduga Ada Kesengajaan, Polisi Selidiki Kasus Kebakaran Mobil di Metro Lampung |
|
|---|
| Diskominfotiksan Pesawaran dan Telkomsel Bahas Penanganan Blankspot |
|
|---|
| Anggota Komplotan Pencuri Kabel PLN Diringkus Polres Pringsewu sedang Kerja di Kafe |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/SIDAK-GEDUNGA-WALET-Wakil-Bupati-Pringsewu.jpg)