Berita Lampung

Kodim 0411/KM Bangun 2 Jembatan Gantung di Lampung Tengah

Kodim 0411/KM membangun Jembatan Gantung Perintis Garuda di dua titik strategis di Kabupaten Lampung Tengah,

Tayang:
Penulis: Fajar Ihwani Sidiq | Editor: taryono
Tribunlampung.co.id/Dokumentasi Kodim 0411/KM
JEMBATAN GANTUNG - Proses pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di dua titik strategis wilayah Lampung Tengah terus berjalan di Way Raman (Kecamatan Trimurjo) dan Way Tipo (Kecamatan Gunung Sugih) meskipun sempat terkendala cuaca hujan yang sering terjadi pada sore dan malam hari, Selasa (5/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Kodim 0411/KM bangun 2 Jembatan Gantung Perintis Garuda di Lampung Tengah (Way Raman & Way Tipo).
  • Trimurjo: panjang 15 m, lebar 2 m, progres 29 persen (hari ke-22), akses ±400 KK.
  • Way Tipo: panjang 143 m, lebar 1,2 m, progres 25 % (hari ke-30).

Tribunlampung.co.id, Lampung Tengah - Kodim 0411/KM membangun Jembatan Gantung Perintis Garuda di dua titik strategis di Kabupaten Lampung Tengah, yakni di aliran Sungai Way Raman (Kecamatan Trimurjo) dan Sungai Way Tipo (Kecamatan Gunung Sugih).

Pembangunan ini merupakan bagian dari program infrastruktur Kodim 0411/KM di bawah arahan Dandim 0411/KM Letkol Inf Noval Darmawan, dengan tujuan meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas antarwilayah pedesaan.

Di wilayah Koramil 411-04/Trimurjo, jembatan yang menghubungkan Kampung Purwoadi dan Kelurahan Simbar Waringin telah mencapai progres 29 persen pada hari ke-22 pengerjaan.

 Jembatan ini memiliki panjang bentang 15 meter dan lebar 2 meter, serta direncanakan menjadi akses utama bagi sekitar 400 kepala keluarga (±920 jiwa).

Pemimpin tim pelaksana di lapangan, Serka M. Fauzan, mengatakan saat ini pekerjaan difokuskan pada penguatan struktur pondasi dan rangka utama.

“Pekerjaan meliputi pengiriman material, perakitan dan pemasangan rangka baja, serta pengecoran pondasi tiang penahan,” ujar Serka Fauzan, Selasa (5/5/2026).

Ia menyebutkan, pengerjaan dilakukan oleh personel TNI, tenaga tukang, dan warga setempat yang bekerja secara gotong royong dan terjadwal.

Sementara itu, pembangunan jembatan di Sungai Way Tipo, Kampung Gunung Sugih, telah memasuki hari ke-30 dengan progres 25 persen. 

Jembatan ini memiliki panjang bentang 143 meter dan lebar 1,2 meter, menghubungkan Desa Gunung Sugih dan Desa Gunung Sari.

Pada lokasi ini, pekerjaan difokuskan pada perakitan rangka baja, pemasangan pondasi sistem cakar ayam, serta pengecoran tiang penyangga. Material utama yang digunakan adalah baja tulangan ulir berdiameter 13 mm dan 16 mm.

Serka Fauzan menjelaskan, proyek ini ditargetkan dapat mendukung aktivitas sekitar 460 kepala keluarga (±920 jiwa) serta memperlancar distribusi hasil pertanian dan kebutuhan logistik desa.

Terkait kendala di lapangan, ia menyebut faktor cuaca menjadi tantangan utama.

“Tidak ada kendala teknis yang berarti, namun curah hujan yang tinggi menyebabkan penyesuaian jadwal kerja demi menjaga kualitas konstruksi,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus memantau perkembangan di kedua lokasi agar pembangunan dapat selesai sesuai target.

“Diharapkan jembatan ini dapat meningkatkan mobilitas warga dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah binaan Kodim 0411/KM,” pungkasnya.

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Fajar Ihwani Sidiq)

 

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved