Berita Lampung
Forum DAS Temui Bunda Eva, Ajukan Solusi Tekan Banjir Bandar Lampung hingga 50 Persen
Forum DAS Lampung mengajukan sejumlah solusi strategis untuk penanganan banjir di Kota Bandar Lampung saat melakukan audiensi Eva Dwiana.
Penulis: Riyo Pratama | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) Provinsi Lampung mengajukan sejumlah solusi strategis untuk penanganan banjir di Kota Bandar Lampung saat melakukan audiensi dengan Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, Rabu (6/5/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Forum DAS menekankan pentingnya penanganan banjir berbasis pengelolaan daerah aliran sungai secara terpadu, tidak hanya mengandalkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat fungsi ekologis lingkungan.
Ketua Forum DAS Provinsi Lampung, Slamet Budi Yuwono, mengatakan pihaknya telah menyiapkan 1.500 titik prioritas untuk program pengurangan risiko banjir di Kota Bandar Lampung.
Program tersebut meliputi pembangunan sumur resapan, lubang biopori, penanaman pohon, normalisasi sungai, hingga pembangunan kolam retensi.
“Forum DAS telah mengidentifikasi dan menyiapkan 1.500 titik lokasi prioritas. Kami optimistis jika langkah-langkah ini dilakukan secara konsisten, potensi banjir di Bandar Lampung bisa ditekan lebih dari 50 persen,” kata Slamet, Kamis (7/5/2026).
Baca Juga: Wali Kota Bandar Lampung Ungkap Drainase Perumahan yang Tak Memadai Jadi Pemicu Banjir
Ia menjelaskan, kondisi geografis Bandar Lampung yang berada di kawasan cekungan dan dikelilingi perbukitan membuat aliran air dari daerah hulu mudah terakumulasi di wilayah perkotaan.
Selain itu, alih fungsi lahan dan berkurangnya ruang terbuka hijau turut memperparah banjir karena daya serap tanah terhadap air hujan semakin menurun.
Dalam kesempatan itu, Eva Dwiana mengatakan Pemerintah Kota Bandar Lampung terus melakukan berbagai upaya penanganan banjir, mulai dari normalisasi drainase, pembangunan talud, hingga penertiban bangunan di sempadan sungai.
“Kami terus berupaya semaksimal mungkin untuk mengatasi banjir, baik melalui pembangunan infrastruktur maupun pendekatan sosial kepada masyarakat,” ujar Eva Dwiana.
Menurutnya, Pemkot Bandar Lampung juga memperkuat langkah mitigasi dan kesiapsiagaan bencana melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), termasuk distribusi bantuan darurat kepada warga terdampak banjir.
Audiensi tersebut turut dihadiri sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya Dinas Lingkungan Hidup (DLH), BPBD, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim), serta Dinas Perhubungan (Dishub).
Sementara itu, Kepala Balai Pengelolaan DAS Way Seputih Way Sekampung, Irwan Valentinus Sihotang, menyatakan dukungan penuh terhadap program pengurangan banjir di Bandar Lampung.
Ia mengatakan penanganan banjir seharusnya tidak hanya berfokus pada mempercepat aliran air keluar, tetapi juga mengurangi volume air yang masuk ke sistem drainase kota.
“BPDAS siap mendukung penyelesaian masalah banjir, baik melalui penyediaan kajian komprehensif maupun dukungan teknis seperti bibit pohon untuk rehabilitasi lahan,” ujarnya.
| Pengusaha Singkong Turun Tangan Perbaiki Jalan Rusak 3 Km di Lampung Tengah |
|
|---|
| Lyke Nafisah Siswi SMAN 7 Bandar Lampung Perenang Berprestasi, Latihan 6 Hari Seminggu |
|
|---|
| BI Lampung Perkuat Ekonomi Syariah Lewat LaSEF 2026, Hadirkan Talkshow hingga Kompetisi |
|
|---|
| Peran PGE Ulubelu Sebagai Penyumbang Energi Bersih dan Penggerak Ekonomi Lokal |
|
|---|
| Mobil Boks Alami Patah As di Jalan Ahmad Yani Pringsewu, Lalu Lintas Sempat Tersendat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Forum-DAS-audensi-dengan-Eva-Dwiana-soal-banjir.jpg)