Berita Lampung
Jamu Pawon Bunda Jaky Hadirkan Jamu Tradisional dengan Sentuhan Kekinian
Giarti Rahayu, owner usaha jamu Pawon Bunda Jaky berhasil mempertahankan minuman herbal tradisional dengan sentuhan rasa yang lebih segar.
Penulis: Bintang Puji Anggraini | Editor: Reny Fitriani
Pawon Bunda Jaky selalu mencoba berinovasi menghadirkan konsep jamu yang lebih ramah untuk generasi muda.
Giarti menyadari anak muda cenderung lebih menyukai minuman dingin dan kekinian dibanding jamu tradisional dengan rasa kuat.
“Sekarang Gen Z lebih suka minuman kekinian. Jadi kita buat jamu yang bisa ditambah es, lebih dingin dan segar supaya mereka juga suka,” katanya.
Dalam sekali produksi, Giarti mampu membuat sekitar 10 liter jamu atau setara dengan 50 botol ukuran 250 ml yang dijual dengan harga Rp.10 ribu per botol.
Dalam sebulan, Giarti mendapat omzet sekitar Rp 3 juta per bulan hanya dari penjualan jamu di akhir pekan.
Selain jamu, Pawon Bunda Jaky kini mulai merambah produk kuliner lain berupa lumpia Semarang.
Untuk membeli produk jamu Pawon Bunda Jaky dapat menghubungi langsung melalui sistem pre-order atau datang langsung di Taman Kuliner Unila setiap akhir pekan.
(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/ Bintang Puji Anggraini)
| Akademisi UIN RIL Nilai Wacana Jalan Berbayar Bentuk Pencarian Model Fiskal Baru |
|
|---|
| Sertu Erwanto Ubah Limbah Ikan Jadi Pupuk Organik di Lampung Tengah |
|
|---|
| Libur Nasional Disdukcapil Bandar Lampung Tetap Buka Layanan |
|
|---|
| Heri Jual Kambing Kurban Mulai Harga Rp 2,5 Juta, Pakai Medsos untuk Promosi |
|
|---|
| Warga Mujirahayu, Lampung Tengah Gotong Royong Cor Jalan Rusak Sepanjang 250 Meter |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Owner-jamu-Pawon-Bunda-Jaky.jpg)