Penembakan di Kota Metro
Utang Rp 1 Juta di Balik Penembakan ASN di Metro
Dedi, warga Jalan Fajar Asri, Kelurahan Ganjar Asri, Kecamatan Metro Barat, tewas mengenaskan dengan luka tembakan di kepala, Sabtu (23/5/2026) malam.
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Penembakan yang dialami ASN bernama Dedi Christian Agung (40) ternyata dipicu utang sebesar Rp 1 juta.
Motif tersebut terungkap dalam ekspose di Mapolda Lampung, Senin (25/5/2026).
Dedi, warga Jalan Fajar Asri, Kelurahan Ganjar Asri, Kecamatan Metro Barat, tewas mengenaskan dengan luka tembakan di kepala, Sabtu (23/5/2026) malam.
Ia ditembak oleh seorang pemuda bernama Fajar Jaya Putra (19).
Mirisnya, peristiwa itu terjadi tepat di depan istri korban dan kedua anaknya.
Saat kejadian, pria yang bekerja sebagai ASN di Dinas Perkebunan, Peternakan, dan Perikanan Lampung Tengah itu sedang menemani istrinya berjualan ayam geprek di Jalan Khair Bras, Kecamatan Metro Barat.
Sehari pasca kejadian, Minggu (24/5/2026), tersangka Fajar menyerahkan diri ke Mapolres Lampung Utara.
Ia datang dengan didampingi keluarga dan Wabup Lampura Romli.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung Kombes Indra Hermawan mengatakan, tersangka merupakan karyawan koperasi simpan-pinjam ilegal.
Ia menyebut tersangka kerap membawa senjata api saat melakukan penagihan.
"Tersangka ini penagih koperasi simpan-pinjam. Berdasarkan pemeriksaan, diakuinya bahwa (tersangka) selalu membawa senjata api saat menagih," kata Indra.
Indra menjelaskan, korban memiliki utang di koperasi tersebut sebesar Rp 1 juta. "Utangnya ini, berdasarkan pengakuan tersangka, sebesar Rp 1 juta.
Namun, ini masih kami dalami berapa banyak utang sebenarnya," imbuh dia.
Indra mengungkapkan, saat kejadian, tersangka ternyata melepaskan tembakan sebanyak empat kali.
"Total empat kali. Dua ke korban dan dua lainnya ke udara," tambah Indra.
| Polisi Temukan Proyektil Bersarang di Wajah Korban |
|
|---|
| Kesaksian Vita ketika Suami Tersungkur Ditembak, Pelaku Kerap Melontarkan Ancaman |
|
|---|
| Vita Ungkap Fakta, Fajar Kerap Ancam Dedi Setiap Bertemu, Berujung Penembakan |
|
|---|
| Saksi Dengar Suara Letusan Senpi Sebelum Pedagang Ayam Geprek di Metro Terkapar |
|
|---|
| Breaking News Motif Penembakan Pedagang Ayam Geprek di Metro, Dipicu Utang Rp 1 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Polda-Lampung-ekspose-kasus-penembakan-ASN.jpg)