Kasus Penusukan Siswa SMP

Wali Kota Minta Disdikbud Bandar Lampung Cari Tahu Sebab Duel Pelajar hingga Luka Tusuk

Peristiwa duel pelajar sekolah menengah pertama itu diketahui terjadi di Kecamatan Way Halim, Senin (25/5/2026) sekitar pukul 11.15 WIB.

Tayang: | Diperbarui:
Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri Barus
PENUSUKAN PELAJAR - Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menyebut sudah memerintahkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) kota Bandar Lampung untuk menyelesaikan masalah penusukan pelajar. 
Ringkasan Berita:
  • Wali Kota minta Disdikbud Bandar Lampung cari tahu permasalahan yang sebabkan duel pelajar hingga luka tusuk.
  • Peristiwa duel pelajar sekolah menengah pertama itu diketahui terjadi di Kecamatan Way Halim, Senin (25/5/2026) siang.
  • Akibat insiden tersebut seorang pelajar berinisial V (13) harus dilarikan ke Rumah Sakit (RS).

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) untuk mencari tahu permasalahan yang menyebabkan duel pelajar hingga luka tusuk.

Peristiwa duel pelajar sekolah menengah pertama itu diketahui terjadi di Kecamatan Way Halim, Senin (25/5/2026) sekitar pukul 11.15 WIB.

Eva  mengaku sudah memerintahkan Disdikbud untuk mencari akar persoalan sekaligus menyelesaikan permasalahannya.

Akibat insiden tersebut seorang pelajar berinisial V (13) harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. H. Abdul Moloek untuk mendapatkan perawatan medis intensif.

Sedangkan terduga pelaku, K yang juga berusia 13 tahun diamankan pihak kepolisian.

Baca juga: Pelajar Korban Penusukan di Bandar Lampung Masih Dirawat di RS, Alami 3 Luka Tusuk

"Kita lagi perintahkan Dinas Pendidikan, harus (mengetahui) detail apa permasalahannya," tukas Eva kepada awak media di sela-sela acara penyerahan sapi kurban presiden ke Masjid Al Mada, Selasa (26/5/2026).

Eva berharap supaya persoalan yang melibatkan pelajar ini dapat segera selesai. Ke depan, tambah dia, kejadian serupa tidak boleh terjadi lagi.

"Insyaallah selesai, bismillah. Dan kejadian seperti ini enggak boleh terjadi lagi," ujarnya.

Sebagai langkah pencegahan agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi, Eva mengaku akan memberi pembinaan kepada pelajar. Yakni dengan turun langsung ke sekolah bersama tim dan satgas.

Eva menegaskan kepada pihak sekolah supaya memperkuat pengawasan. Apa lagi terkait keberadaan pelajar yang membawa senjata tajam.

Dia menyarankan supaya sekolah mengedukasi pelajar agar lebih fokus mengejar cita-cita dengan belajar. 

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved