Berita Lampung
Setelah Wukuf, Jemaah Haji Lampung Kini Bersiap Lempar Jumrah Aqabah
Setelah menyelesaikan inti ibadah wukuf pada 9 Zulhijah, jutaan jemaah kini mulai terkonsentrasi di kawasan Mina untuk melanjutkan wajib haji.
Penulis: Hurri Agusto | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Jemaah haji kini memasuki fase paling krusial dan padat dalam rangkaian di kawasan Armuzna (Arafah, Muzdalifah, Mina).
Setelah menyelesaikan inti ibadah wukuf pada 9 Zulhijah, jutaan jemaah kini mulai terkonsentrasi di kawasan Mina untuk melanjutkan wajib haji berikutnya.
Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Lampung M Ansori F Citra mengonfirmasi bahwa pergerakan seluruh jemaah haji asal Bumi Ruwa Jurai berjalan lancar.
"Kemarin jemaah dari Arafah bergerak ke Muzdalifah. Tengah malam tadi jemaah haji bergerak ke Mina. Dan, saat ini jemaah haji sudah menempati tenda-tenda di Mina," ujar Ansori, Rabu (27/5/2026).
Ia menuturkan bahwa pada 10 Zulhijah, para jemaah mulai melakukan ritual lempar jumrah aqabah.
Lempar jumrah aqabah merupakan salah satu rangkaian wajib dalam ibadah haji yang dilakukan di kawasan Mina.
Ritual ini dikerjakan dengan melemparkan tujuh butir batu kerikil ke satu tiang (jumrah) terbesar yang melambangkan penolakan terhadap godaan setan.
"Mereka akan melakukan lempar jumrah aqabah pada tanggal 10 Zulhijah hari ini dan dilanjutkan bermalam (mabit) di tenda-tenda Mina," jelasnya.
Puncak Haji
Di Tanah Suci, jutaan jemaah dari seluruh dunia kini melaksanakan fase puncak haji 2026 yakni rangkaian ibadah Arafah-Muzdalifah-Mina (Armuzna), Rabu (27/5/2026).
Setelah melaksanakan rangkaian ibadah di Arafah pada 9 Zulhijah, jemaah bergerak ke Muzdalifah secara bertahap menjalani mabit (bermalam) dan mengumpulkan kerikil untuk lempar jumrah.
Memasuki tanggal 10 Zulhijah 1447 atau (27/5/2026), jemaah bergerak menuju Mina untuk melakukan pelontaran jumrah aqabah, disusul dengan prosesi tahallul dan penyembelihan hewan kurban.
Khusus Kloter JKG 07 asal Bandar Lampung, jumlah jemaah yang dialihkan ke skema murur mengalami peningkatan mencapai 142 orang dari total 445 jemaah.
Ketua Kloter JKG 07 Winardi mengungkapkan bahwa faktor kesehatan menjadi alasan utama perubahan data jemaah murur.
"Data awal memang 113 jemaah, namun setelah melihat kondisi riil para lansia di lapangan, angkanya bertambah menjadi 142 jemaah yang kami arahkan untuk ikut skema murur," kata Winardi lewat sambungan telepon.
| Oknum Komcad TNI AL Bikin Laporan Curas Palsu, Terbongkar Setelah Polisi Temukan Kejanggalan |
|
|---|
| Lamteng Perkuat Komitmen Jamkes, Fokus Perpanjangan Program PBPU–BP dan Validasi Data Peserta |
|
|---|
| KONI Lampung Dorong ALTI Perkuat Pembinaan Atlet sejak Dini |
|
|---|
| Pengaspalan Berkala Jalan Tol Kayuagung - Palembang Rampung |
|
|---|
| Polisi Tangkap Oknum Komcad yang Mengaku TNI AL dan Buat Laporan Curanmor Palsu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Jemaah-Haji-Bersiap-Lempar-Jumrah-Aqabah.jpg)