Berita Lampung

Joki Curanmor Bawa Senpi, Terlibat Kasus Pencurian di Bandar Lampung 

Tim Tekab 308 Polresta Bandar Lampung berhasil menangkap satu dari dua pelaku curanmor yang bertugas sebagai joki dan membawa senpi rakitan

Tayang:
Penulis: Bayu Saputra | Editor: soni yuntavia
Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
SENPI RAKITAN - Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay menunjukkan senjata api rakitan jenis revolver yang digunakan pelaku saat beraksi, Jumat (29/5/2026).  

“Pelaku menjadikan pencurian sebagai mata pencaharian untuk berfoya-foya, mabuk, dan pergi ke tempat hiburan malam,” ungkap Kapolresta.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 477 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama tujuh tahun.(byu)

Acungkan Pisau 

 Aksi dugaan pencurian sepeda motor terjadi di Jalan Pulau Sebesi, Kecamatan Sukarame, Kota Bandar Lampung, Lampung, Kamis (21/5) pagi. 

Sepeda motor Honda BeAT milik Emi (50), pemilik rumah makan Rajanya Prasmanan Ayam Geprek, nyaris dibawa kabur pelaku.

Peristiwa tersebut diduga terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Beruntung aksi pelaku dipergoki warga sekitar sehingga satu dari dua terduga pelaku berhasil diamankan massa, sementara seorang lainnya melarikan diri.

Saksi mata di lokasi, Ahmad, mengatakan pelaku sempat berhasil membawa motor korban. Namun pelaku mengalami kesulitan saat melintas di lokasi karena terdapat siring di sekitar jalan. "Awalnya ketahuan sama yang punya motor. Saya langsung ikut ngejar," kata Ahmad.

Menurut Ahmad, warga sempat berusaha menangkap pelaku. Namun pelaku mengacungkan senjata tajam jenis pisau sehingga warga sempat mundur. "Dia bawa pisau. Warga sempat bubar, terus pelaku lari ke arah Jalan Sebesi," ujarnya.

Warga kemudian kembali melakukan pengejaran. Salah satu warga menendang sepeda motor yang dibawa pelaku hingga pelaku terjatuh dan berhasil diamankan secara beramai-ramai. "Kami kejar lagi, terus pelaku ditangkap ramai-ramai," katanya.

Ahmad juga mengungkapkan bahwa pelaku berjumlah dua orang dan datang menggunakan satu sepeda motor secara berboncengan. "Yang satu kabur naik motor," ungkapnya.

Akibat sempat terjadi perlawanan saat proses penangkapan, Ahmad mengalami luka di bagian tangan. Tak lama setelah kejadian, warga melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Sukarame.(dom)

( Tribunlampung.co.id

 

 

 

 

 

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved