Berita Lampung

Perjuangan Dian Rintis Outlet Mochi Pay Bandar Lampung, Pernah Diusir saat Berjualan

Ternyata Dian merintis outlet yang kini mempunyai omzet hingga Rp10 juta per bulan ini tidak mudah. 

Tayang:
Tribunlampung.co.id/Bintang Puji Anggraini
MOCHI - Dian Puspitasari saat ditemui di dapur produksi miliknya Sabtu (13/6/2026). Dian menceritakan perjuangannya merintis outlet mochi pay miliknya yang kini beromzet Rp 10 juta per bulan. 

Ringkasan Berita:
  • Dian Puspitasari sukses merintis bisnis Mochi Pay di Bandar Lampung dengan omzet Rp10 juta per bulan.
  • Perjalanan bisnis dimulai dari pesanan teman sekolah anaknya hingga berjualan menggunakan mobil pribadi.
  • Dian sempat menghadapi tantangan berupa penolakan pedagang lain dan cuaca saat berjualan di jalanan.

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Perjuangan Dian Puspitasari, penjual mochi di outlet Mochi Pay Jalan Teuku Cik Ditiro No.1, Sumber Rejo, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, Lampung, kode pos 35153.

Baca juga: Banting Setir, Penjual Baju di Bandar Lampung Pilih Dagang Es Cendol, Favorit Mahasiswa

Ternyata Dian merintis outlet yang kini mempunyai omzet hingga Rp10 juta per bulan ini tidak mudah. Sebab dia sempat berpindah-pindah tempat berjualan karena kehadirannya ditolak oleh pedagang lain.

Dian menceritakan perjalanan awal dirinya memulai bisnis mochi miliknya. "Sekitar tiga tahun lalu anak saya ada acara di sekolah dan ingin dibuatkan mochi. Kemudian saya buatkan mochi. Setelah dari acara tersebut banyak pesanan datang," ujar Dian saat ditemui Sabtu (13/6/2026).

Awalnya pemesan mochi buatan Dian adalah teman-teman anaknya. Setelah itu teman-teman Dian juga ikut memesan. "Dari situ saya berpikir, kenapa tidak dijual secara serius saja?" ujar Dian saat ditemui Sabtu (13/6/2026).

Lantas, Dian memutuskan untuk berjualan mochi menggunakan mobil pribadinya. Mobil tersebut seolah menjadi toko berjalan untuk menjajakan mochi buatannya.

Dia harus berpindah-pindah lokasi demi mencari tempat berjualan strategis dan diperbolehkan. Tidak jarang Dian mendapat penolakan dari pedagang lain maupun pihak tertentu yang merasa keberatan dengan kehadirannya.

"Saya dulu jualan di mobil. Pindah-pindah tempat karena sering tidak diperbolehkan berjualan. Bahkan pernah dilaporkan sampai didatangi petugas disuruh pindah lokasi jualan," kenangnya.

Selain masalah lokasi, cuaca juga menjadi tantangan tersendiri saat berjualan menggunakan mobil. Saat hujan turun, Dian hanya bisa menunggu di dalam mobil dengan harapan ada pelanggan yang datang.

"Kalau hujan, mobil saya tutup. Saya hanya duduk di dalam mobil menunggu. Kadang ada satu atau dua pelanggan yang tetap datang membeli untuk anak-anak mereka di rumah," katanya.

Hadirkan Belasan Varian Rasa

Saat pertama kali berjualan, Dian hanya menawarkan beberapa rasa seperti stroberi, mangga, dan cokelat. Seiring meningkatnya permintaan pelanggan, varian yang ditawarkan terus berkembang.

Kini Mochi Pay memiliki sekitar 15 varian rasa, seperti strawberry cream, mango cream hingga yang terbaru yaitu mochi dubai.

Menurut Dian, varian mangga menjadi salah satu rasa yang paling banyak diminati oleh pelanggannya.

"Kalau yang paling laris itu mango cream. Tapi sekarang Mochi Dubai juga mulai banyak dicari pelanggan," ujarnya.

Produksi Hingga 150 Mochi Per Hari

Saat ini MochiPay mampu menjual sekitar 100 hingga 150 mochi per hari. 

Untuk mochi reguler, harga yang ditawarkan tetap Rp5.000 per buah, sedangkan Mochi Dubai dijual Rp15.000 per buah.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
Live
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
VS
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
VS
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved