Berita Lampung
Disdikbud Lampung Terbitkan Edaran Pembelajaran Sekolah selama Ramadan
Surat Edaran Disdikbud Lampung menekankan keseimbangan antara kualitas akademik dan pembentukan karakter, serta penguatan nilai spiritual.
Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Ringkasan Berita:
- Disdikbud Lampung resmi menerbitkan surat edaran turunan SEB tiga menteri terkait pembelajaran selama Ramadan.
- SEB (Surat Edaran Bersama) itu dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri.
- Disdikbud berharap seluruh satuan pendidikan dapat melaksanakan instruksi dalam Surat Edaran 3 Menteri.
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung resmi menerbitkan surat edaran turunan dari Surat Edaran Bersama (SEB) tiga Menteri tentang pembelajaran selama bulan Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari SEB Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2026, Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2026, dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 400.1/857/SJ.
SEB yang ditetapkan di Jakarta pada 13 Februari 2026 itu, tentang Pembelajaran di Bulan Ramadan Tahun 1447 H/2026 M.
Kepala Disdikbud Provinsi Lampung Thomas Amirico mengaku sudah menyusun surat edaran turunan yang mengatur secara teknis kegiatan belajar mengajar bagi satuan pendidikan jenjang SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta di Provinsi Lampung selama Ramadan.
"Surat Edaran Disdikbud Lampung bernomor 400.3.8/ /V.01/DP.2/2026 itu mengatur pembelajaran di bulan Ramadan dengan menekankan keseimbangan antara kualitas akademik dan pembentukan karakter, serta penguatan nilai spiritual, moral, dan sosial peserta didik," ujarnya, Sabtu (14/2/2026).
Baca juga: Disdik Bandar Lampung Instruksikan Sekolah Terapkan SEB 3 Menteri selama Ramadan
"Kami berharap seluruh satuan pendidikan dapat melaksanakan instruksi dalam Surat Edaran 3 Menteri ini," sambungnya.
Dalam edaran tersebut dijelaskan bahwa pada 16 dan 17 Februari 2026 ditetapkan sebagai hari libur nasional dan cuti bersama dalam rangka Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili.
Sementara itu, penetapan 1 Ramadan dan 1 Syawal 1447 Hijriah tetap berpedoman pada keputusan Menteri Agama Republik Indonesia.
"Adapun pada 18, 19, 20, dan 21 Februari 2026, kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara mandiri di lingkungan keluarga, tempat ibadah, dan masyarakat sesuai penugasan dari sekolah," ujar Thomas.
Namun, Disdikbud Lampung mengingatkan agar penugasan tersebut tidak membebani peserta didik.
Sekolah diminta tidak memberikan pekerjaan rumah (PR) atau proyek berlebihan, terutama yang membutuhkan biaya tambahan besar atau penggunaan gawai dan internet secara intensif.
Penugasan diharapkan sederhana, menyenangkan, dapat dilakukan bersama keluarga, serta tidak menjadi beban bagi orang tua.
Luaran kegiatan dapat berupa jurnal atau buku saku Ramadan dengan tetap meminimalkan penggunaan internet.
Jadwal Masuk Sekolah Selama Ramadan
Pembelajaran tatap muka di sekolah kembali dilaksanakan pada 23 Februari hingga 14 Maret 2026 dengan sejumlah penyesuaian.
"Untuk satuan pendidikan yang menyelenggarakan pembelajaran pagi, kegiatan dimulai pukul 07.30 WIB. Sedangkan untuk pembelajaran petang dimulai pukul 10.00 WIB," ujarnya.
| 5 Mahasiswa Darmajaya Ikuti Student Mobility, Dalami Teknologi IoT di NTVU |
|
|---|
| DPRD Bandar Lampung Soroti Dugaan Penimbunan Sungai oleh Pengembang Perumahan |
|
|---|
| Antisipasi Karhutla, Walhi Lampung Ungkap Perlunya Mitigasi sejak Dini |
|
|---|
| Lampung Diprediksi Alami El Nino Godzilla, Kemarau Ekstrem Terpanas dalam 30 Tahun |
|
|---|
| Penerimaan Calon Anggota Polri 2026 Lampung Tengah Mulai Tahap Rikmin Awal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Kadisdikbud-Lampung-Thomas-Amirico-SMA-Siger.jpg)