Berita Viral
Satu Keluarga Tewas Terjebak Asap saat Rumah Terbakar di Tanjung Priok, 2 ART Selamat
Satu keluarga yang berjumlah empat orang tewas karena menghirup asap tebal saat kebakaran pada Rabu (13/5/2026) dini hari.
Penulis: Kiki Novilia | Editor: Kiki Novilia
Ringkasan Berita:
- Satu keluarga yang berjumlah empat orang tewas di dalam kamar karena menghirup asap tebal saat kebakaran pada Rabu (13/5/2026) dini hari.
- Empat korban meninggal diketahui berinisial B (78), KB (77), PM (55), dan NP (50).
- Kobaran api yang muncul saat sebagian warga masih terlelap membuat para korban tidak sempat menyelamatkan diri.
Tribunlampung.co.id, Jakarta - Satu keluarga yang berjumlah empat orang ditemukan meninggal dunia di dalam kamar karena menghirup asap tebal saat kebakaran.
Kebakaran tersebut terjadi di dalam rumah yang terletak di Jalan Agung Perkasa, RT 04 RW 016, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Rabu (13/5/2026) dini hari.
Empat korban meninggal diketahui berinisial B (78), KB (77), PM (55), dan NP (50). Kobaran api yang muncul saat sebagian warga masih terlelap membuat para korban tidak sempat menyelamatkan diri.
Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara, Gatot Sulaeman, mengatakan para korban ditemukan di dalam kamar rumah saat proses pemadaman berlangsung.
“Data korban jiwa meninggal dunia ada empat orang,” kata Gatot, dikutip dari Wartakota, Rabu.
Baca juga: Gara-gara Puntung Rokok Dua Gudang Rongsok di Lampung Kebakaran
Berdasarkan informasi awal di lokasi, para korban diduga meninggal akibat terjebak kepulan asap pekat yang memenuhi rumah saat kebakaran berlangsung.
Api diketahui dengan cepat membesar di rumah dua lantai tersebut sehingga asap hitam menyelimuti seluruh ruangan, termasuk kamar tempat korban ditemukan.
Selain korban meninggal, dua orang selamat yang merupakan asisten rumah tangga (ART) berhasil keluar dari rumah.
"Kemudian ada dua orang yang selamat yaitu dari pembantu atau ART (Asisten Rumah Tangga) yang ada di rumah ini," tambahnya.
Warga Berusaha Padamkan Api
Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 04.00 WIB ketika warga melihat asap hitam membumbung dari lantai dua rumah. Panik melihat kondisi tersebut, warga segera melapor kepada petugas keamanan lingkungan.
Sekuriti setempat kemudian mencoba melakukan pemadaman awal menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Namun, upaya itu gagal karena api sudah terlanjur membesar.
“Kemudian warga melaporkan kejadian tersebut ke security. Lalu security mendatangi lokasi untuk penanganan awal menggunakan APAR namun tidak berhasil,” jelas Gatot.
Melihat kondisi semakin berbahaya, petugas keamanan bergegas mendatangi Pos Pemadam Sunter Podomoro untuk meminta bantuan.
Petugas pemadam kebakaran menerima laporan sekitar pukul 05.50 WIB dan langsung mengerahkan sembilan unit mobil pemadam serta 45 personel ke lokasi kejadian.
Proses pemadaman berlangsung dramatis karena api telah melahap sebagian besar bangunan rumah. Petugas akhirnya berhasil melokalisir api pada pukul 05.25 WIB sebelum benar-benar dipadamkan sekitar pukul 06.20 WIB.
| Juri dan MC LCC 4 Pilar MPR Digugat, Kini Didesak Dipecat |
|
|---|
| Mobil MBG Seruduk Lapak PKL, Pedagang Tahu Tewas Usai Sempat Koma |
|
|---|
| Dukun Palsu Hamili Wanita yang Mendambakan Anak, Ejek Suaminya: Anakmu Mirip Aku |
|
|---|
| Bocor Diduga Curhat Juri Indri di WA Story, "Mau Buka Endorse Biar Makin Kaya!" |
|
|---|
| Modus Program Hamil, Dukun Gadungan Ajak Korban Ritual Hubungan Bertiga dengan Istrinya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Satu-Keluarga-Tewas-Terjebak-Asap-saat-Rumah-Terbakar-di-Tanjung-Priok.jpg)