Polda Lampung
Polda Lampung Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas Berbasis Nilai Sakai Sambayan
Melalui semangat 'Ayo Jaga Lampung,' Polda Lampung ajak semua pihak perkuat sinergi jaga kamtibmas tetap aman, damai, sehat, dan beradab.
Penulis: sulis setia markhamah | Editor: soni yuntavia
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung - Melalui semangat 'Ayo Jaga Lampung,' Polda Lampung mengajak masyarakat, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan seluruh unsur terkait memperkuat sinergi menjaga kamtibmas tetap aman, damai, sehat, dan beradab.
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun menegaskan, kestabilan daerah hanya dapat terjaga apabila seluruh unsur memiliki komitmen yang sama untuk merawat keamanan sebagai kebutuhan bersama.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga Lampung. Keamanan bukan hanya tugas Polri, tetapi tanggung jawab kita semua," tegasnya, Selasa (21/4/2026).
Ajakan tersebut sejalan dengan nilai luhur adat Lampung, khususnya Sakai Sambayan, yang mengandung makna gotong royong, saling membantu, dan solidaritas sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Nilai ini dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun keharmonisan sosial sekaligus memperkuat daya tahan masyarakat terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
Dalam kehidupan sosial yang semakin dinamis, masyarakat memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas lingkungan masing-masing.
Kepedulian terhadap sekitar, keaktifan dalam kegiatan ronda, komunikasi antarwarga, penyelesaian persoalan melalui musyawarah.
Hingga pelaporan cepat terhadap potensi gangguan keamanan menjadi bentuk nyata kontribusi masyarakat dalam menciptakan suasana yang kondusif.
Polda Lampung juga terus memperkuat Sabuk Kamtibmas Polda Lampung sebagai wadah kebersamaan dan sinergi antara Polri, pemerintah, tokoh masyarakat, dan seluruh lapisan warga.
Melalui penguatan kolaborasi tersebut, diharapkan tercipta sistem keamanan yang tidak hanya bertumpu pada penegakan hukum, tetapi juga lahir dari kesadaran, kepedulian, dan partisipasi aktif masyarakat.
"Ketika masyarakat, pemerintah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan kepolisianbersatu dalam semangat Sakai Sambayan, maka Lampung akan tetap kuat, aman, damai, dan beradab,” sambung Yuni.
Ia menambahkan, nilai-nilai adat Lampung harus terus menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membangun rasa persaudaraan, memperkuat persatuan, serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Sakai Sambayan adalah kekuatan sosial masyarakat Lampung yang harus terus dijaga. Semangat gotong royong, saling membantu, dan solidaritas adalah modal utama untuk menciptakan kamtibmas yang kondusif," urai dia.
"Melalui semangat ‘Ayo Jaga Lampung’ dan penguatan Sabuk Kamtibmas Polda Lampung, kami ingin memastikan bahwa keamanan hadir sebagai hasil kerja bersama, bukan kerja sendiri-sendiri,” lanjutnya.
Menurutnya, masyarakat yang sehat dan beradab hanya dapat tumbuh dalam lingkungan yang tertib, aman, dan penuh rasa saling menghormati.
| Kapolda Lampung Salat Idul Adha di SPN Kemiling dan Salurkan Puluhan Hewan Kurban |
|
|---|
| Irjen Pol Helfi Assegaf Beri Peringatan Keras Para Pelaku Begal di Lampung |
|
|---|
| Kapolda Lampung Minta Jajarannya Tingkatkan Patroli dan Razia |
|
|---|
| Kapolda Lampung Imbau Masyarakat Waspadai Love Scamming |
|
|---|
| Polda Lampung Masih Mengejar Pelaku Penembakan Bripka Anumerta Arya Supena |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/JAGALAMPUNG-Kabid-Humas-56.jpg)