Piala Dunia 2026

Beban Ekspektasi Tinggi yang Dibawa Timnas Inggris di Piala Dunia 2026

Inggris datang ke Piala Dunia 2026 dengan beban ekspektasi besar. Endah Larasati pun terang-terangan menjagokan The Three Lions.

Tayang:
Tribunlampung.co.id/Bintang Puji Anggraini/Instagram @Inggris
BEBAN TINGGI - Foto kolase, Kepala SD Immanuel Bandar Lampung, Endah Larasati (kiri), Timnas Inggris (kanan). Datang dengan status finalis Euro dalam dua edisi berturut-turut, publik sepak bola dunia tentu menuntut Inggris untuk bisa berbicara banyak, atau bahkan membawa pulang trofi kali ini. Tuntutan itu makin terasa berat kalau melihat sejarah. Bayangkan, pertama dan terakhir kali Inggris memenangkan gelar Piala Dunia adalah pada tahun 1966, alias 60 tahun yang lalu. Endah Larasati ikut kepincut. Kepala SD Immanuel Bandar Lampung ini terang-terangan menjagokan tim nasional Inggris dalam ajang sepak bola paling bergengsi di dunia tersebut. 

Ringkasan Berita:

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Beban ekspektasi yang dipikul Timnas Inggris di Piala Dunia 2026 ini jelas tak main-main. 

Datang dengan status finalis Euro dalam dua edisi berturut-turut, publik sepak bola dunia tentu menuntut Inggris untuk bisa berbicara banyak, atau bahkan membawa pulang trofi kali ini.

Tuntutan itu makin terasa berat kalau melihat sejarah. Bayangkan, pertama dan terakhir kali Inggris memenangkan gelar Piala Dunia adalah pada tahun 1966, alias 60 tahun yang lalu.

Setelah momen ikonik itu, mereka belum pernah benar-benar sedekat itu lagi dengan trofi emas Piala Dunia.

Gara-gara sejarah panjang dan besarnya ekspektasi itulah, Endah Larasati ikut kepincut. Kepala SD Immanuel Bandar Lampung ini terang-terangan menjagokan tim nasional Inggris dalam ajang sepak bola paling bergengsi di dunia tersebut.

Baca juga: Endah Larasati Kepala SD Immanuel Bandar Lampung Jagokan Inggris di Piala Dunia 2026

Bagi Endah, ketertarikannya terhadap Inggris bukan semata karena prestasi sepak bolanya yang selalu dinanti, tetapi juga karena budaya olahraga yang kuat di sana. 

Ia melihat ada nilai plus dari bagaimana negara tersebut mengelola sepak bolanya di tengah sorotan tajam publik.

“Senang aja sama Inggris. Itu kan negara kerajaan, tapi mereka tetap mendukung olahraga dengan sangat baik. Menurut saya itu hal yang bagus,” ujarnya, Selasa (26/5/2026).

Ia juga menilai masyarakat Inggris memiliki semangat tinggi terhadap sepak bola.

Pada edisi terakhir tahun 2022, langkah Inggris sendiri harus terhenti di babak perempat final setelah didepak Prancis dengan skor tipis 2-1.

Kini, di Piala Dunia 2026 yang berlangsung di tiga negara berbeda, nasib skuad The Three Lions diharapkan bisa lebih baik ketimbang edisi sebelumnya.

Pembuktian apakah mereka bisa keluar dari tekanan ekspektasi itu akan dimulai di lapangan.

Peluang Inggris Juara

Ketika ditanya mengenai peluang Inggris menjadi juara, Endah mengaku optimistis meski hanya berdasarkan feeling sebagai pendukung.

“Kalau feeling sih karena kita suka ya, maunya menang,” katanya sambil tersenyum.

Meski memiliki ketertarikan terhadap sepak bola, Endah mengaku belum memiliki rencana untuk ikut acara nonton bareng bersama keluarga atau rekan-rekannya. 

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved