Permudah Perizinan, DPMPTSP Lampura Akan Bikin Kopi Si Mantap

Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lampung Utara berkomitmen terus meningkatkan pelayanan.

Permudah Perizinan, DPMPTSP Lampura Akan Bikin Kopi Si Mantap
Lynda.com
Ilustrasi Perizinan 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lampung Utara berkomitmen terus meningkatkan pelayanan.

"Kami akan berusaha ke depan untuk dapat lebih baik lagi," ujar Kepala DPMPTSP Lampura Sri Mulyana, Selasa, 12 Maret 2019.

"Ini kami terus berbenah, seperti apa yang diinginkan semua. Jadi tolok ukur kami bukan hanya itu. Yang terpenting bagaimana masyarakat dapat terlayani dengan baik," tambahnya.

Saat ini, DPMPTSP masih menyusun standar pelayanan melalui Sistem Komunikasi Koordinasi Pengawalan Investasi Memanfaatkan Aplikasi (Kopi Si Mantap).

Menurutnya, pelayanan itu merupakan rancangan DPMPTSP dalam rangka memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.

Namun, saat ini pihaknya akan menyusun lebih dahulu standar pelayanan minimal untuk pelaksanaan yang mencakup online single submission.

64 Warga Bangun Rejo Dapat SIUP dan SITU Gratis dari DPMPTSP

Warga Mengeluh Urus Perizinan di Layanan Satu Pintu Tak Kelar 3 Pekan

Karena di OSS beberapa perizinan tidak ada, seperti hiburan dan rumah potong hewan.

"Kami akan rapat dahulu dengan dinas terkait. Penyusunan payung hukumnya berupa perda atau perbup," ujarnya. 

Kopi Si Mantap mendapat tanggapan positif dari warga.

Suprihatin (38), warga Jalan Ahmad Akuan, Sribasuki, Kotabumi, menyambut baik Kopi Si Mantap.

"Tidak ada yang ditunda apabila semua persyaratan perizinan sudah ada," harapnya. 

Ali Darmawan, anggota DPRD Lampura, mengapresiasi Kopi Si Mantap

Namun, hal terpenting adalah komitmen memahami perizinan.

"Jangan buat birokrasi tambah rumit. Karena program pemerintah pusat memudahkan orang untuk investasi. ‎Kecepatan integrasi perizinan antara pusat dan daerah seharusnya sama. Tujuannya agar realisasi investasi segera terjadi dan terasa dampaknya ke perekonomian," ujarnya. (Tribunlampung.co.id/Anung Bayuardi)

Penulis: anung bayuardi
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved