Tribun Bandar Lampung

Dilaporkan Pengusaha ke Polisi, Sekretaris Partai Demokrat Lampung Bantah Terima Rp 2,7 Miliar

Kuasa hukum sekretaris DPD Partai Demokrat Lampung Fajrun Najah Ahmad (Fajar), Ahmad Handoko membantah ada serah terima uang dari pelapor Namuri Yasir

Tribunlampung.co.id/Beni Yulianto
Handoko, kuasa hukum Sekretaris Partai Demokrat Lampung, Fajar 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kuasa hukum sekretaris DPD Partai Demokrat Lampung Fajrun Najah Ahmad (Fajar), Ahmad Handoko membantah ada serah terima uang dari pelapor Namuri Yasir dalam perkara dugaan penipuan Rp2,750 miliar.

Handoko juga mengancam akan melaporkan balik Namuri, jika mengait-ngaitkan perkara ini dengan Partai Demokrat, maupun Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo sebagai ketua DPD Demokrat Lampung.

"Tidak pernah ada penerimaan uang bang Fajar, dan kami tegaskan tidak ada kaitan antara laporan ini dengan Partai Demokrat, dan Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo selaku ketua DPD Partai Demokrat. Kami menyayangkan pernyataan pelapor di beberapa media yang mengaitkan perkara ini dengan partai dan pak gubernur sebagai ketua DPD," katanya dalam konferensi pers di Hotel Anugrah Ekspres, Senin (18/3/2019).

Menurut Handoko, dalam perkara ini seolah-olah sekretaris DPD Demokrat menjual nama baik partai.

"Kami melihat seolah-olah dalam kasus ini Bang Fajar menjual partai dan nama baik gubernur, itu tidak benar, karena itu jika pelapor masih mengait-ngatikan dengan partai dan pak gubernur ini menyangkut nama baik, kami akan melakukan langkah hukum," ungkapnya.

Terkait laporan pelapor di polresta, terusnya jika ada dokumen perjanjiannya, bisa dilihat dalam dokumen perjanjian.

"Bisa dilihat dalam dokumennya, itu uang yang mana? apakah ada penyerahan uang dari pelapor kepada terlapor? Kalau memang pelapor dan terlapor ada hubungan bisnis saya kira ini tidak ada kaitannya dengan partai. Dan laporannya pun seharusnya perdata," tandasnya.

Sejak dilaporkan pada Desember 2017 lalu, kata dia Fajar belum pernah dimintai keterangan oleh penyidik. Mereka siap mengikuti proses hukum perkara ini.

Rugi Rp 2,7 Miliar, Pengusaha Laporkan Oknum Pejabat Partai Demokrat Lampung

"Perlu digaris bawahi, kita akan tanyakan ke penyidik yang dimaksud uang Rp2,7 miliar ini yang mana. Dan apakah ada penyerahannya. Kami akan lakukan langkah hukum kalau pelapor membawa nama partai, ini seolah-olah untuk mesin partai Demokrat," paparnya kuasa hukum Fajar yang juga sebagai ketua bidang hukum DPD Demokrat Lampung ini.

Sebelumnya diberitakan Seorang pengusaha melaporkan Sekretaris Partai Demokrat Lampung ke Polresta Bandar Lampung.

Halaman
1234
Penulis: Beni Yulianto
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved