Tips Tingkatkan Daya Ingat Anak
Daya ingat setiap anak berbeda-beda. Ada anak mempunyai kemampuan daya ingat baik, ada pula sebagian diantaranya mungkin mengalami kesulitan.
Penulis: Jelita Dini Kinanti | Editor: martin tobing
Laporan Wartawan Tribun Lampung Jelita Dini Kinanti
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Daya ingat setiap anak berbeda-beda. Ada anak mempunyai kemampuan daya ingat baik, ada pula sebagian diantaranya mungkin mengalami kesulitan.
Anak dengan kapasitas memori lebih rendah, mungkin mengalami kesulitan menyelesaikan kalimat atau tugas lainnya.
Kendati demikian, bukan berarti anak tidak memiliki kemampuan untuk menyelesaikan tugasnya. Itu karena mereka memiliki kapasitas "memori kerja" kurang berkembang.
Kaprodi Psikologi Universitas Malahayati Octa Reny Setiawati mengatakan, daya ingat merupakan kemampuan untuk menyimpan informasi.
Ketajaman daya ingat anak tergantung dari asupan gizi dan stimulasi yang diberikan pada anak.
• Tips Edukasi Anak Halau Rasa Takut
Asupan gizi dimulai sejak anak masih dalam kandungan. Saat anak lahir, anak kembali diberikan asupan gizi sekaligus stimulasi.
“Jika anak hanya diberikan asupan gizi tanpa stimulasi percuma, karena stimulasi itu akan merangsang daya ingat anak. Tapi merangsang bukan berarti memaksa anak untuk mengingat,” jelas Octa.
Stimulasi imbuhnya, dilakukan dengan audio visual. Itu karena usia masih anak-anak, indra penglihatan dan pendengaran bisa menjadi modal untuk meningkatkan kemampuan.
Satu contoh stimulasi dengan audio visual adalah mengajak anak bermain. Misalnya, bermain tebak-tebakan atau beramain game.
“Sebenarnya fitur-fitur game bisa membantu daya ingat. Namun ada beberapa game yang membuat anak tidak tertarik".
• Meningitis Rentan Diderita Anak, Kenali Gejalanya
"Saat anak bermain game juga harus diawasi orangtua karena ditakutkan anak jadi kecanduan,” sarannya.
Octa mengimbau, stimulasi jangan dilakukan dengan cara tidak menyenangkan. Contohnya, meminta anak untuk duduk dan menghafal bendera negara. Padahal anak masih berusia tiga tahun.
Jika dalam keseharian daya ingat anak baik, lalu tiba-tiba menurun, jangan pernah memarahi atau menghakimi atau melabel anak.
Justru orangtua harus mencari tahu penyebab daya ingat bisa menurun. Bisa jadi penyebabnya karena anak sedang stres.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/ilustrasi-anak-pelupa.jpg)