Tribun Lampung Selatan

Pasca Kebakaran, Pendakian ke Puncak Gunung Rajabasa Masih Ditutup Untuk Umum

Pendakian ke puncak Gunung Rajabasa yang berada di wilayah perbatasan Kecamatan Kalianda, dan Rajabasa di Lampung Selatan, hingga kini masih ditutup.

Penulis: Dedi Sutomo | Editor: Noval Andriansyah
Tribunlampung.co.id/Dedi Sutomo/Istimewa
Ilustrasi. Kondisi lokasi puncak gunung rajabasa yang sempat terbakar. Pasca Kebakaran, Pendakian ke Puncak Gunung Rajabasa Masih Ditutup Untuk Umum. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA – Pendakian ke puncak Gunung Rajabasa yang berada di wilayah perbatasan Kecamatan Kalianda, Penengahan dan Rajabasa di Lampung Selatan, hingga kini masih ditutup.

Kepala UPT KPH XIII yang membawahi register 3 Gunung Rajabasa, Wahyudi Kurniawan mengatakan, pascaterjadinya kebakaran lahan dipuncak gunung beberapa waktu lalu, pengawasan untuk pendakian akan diperketat.

"Saat ini sedang dilakukan konsolidasi untuk membentuk pos pengawasan pada jalur pendakian, di mana para pencinta alam yang hendak mendaki ke puncak Gunung Rajabasa nantinya harus melapor dan didata pada pos awal jalur pendakian," kata Wahyudi Kurniawan kepada Tribunlampung.co.id, Kamis (19/9/2019).

Wahyudi Kurniawan menambahkan, pada pos pendakian juga perlu ada papan pengumuman yang berisikan tentang hal-hal yang perlu dihindari oleh para pendaki, agar tidak terulang kembali kebakaran lahan dan kerusakan kawasan hutan lainnya.

 7 Fakta Kebakaran Lahan di Lampung Barat, Terungkap Alasan Api Cepat Membesar dan Sulit Dipadamkan

“Selain itu untuk jalur-jalur pendakian,  juga perlu dipasangi penunjuk arah untuk memudahkan para pendaki, termasuk ke depan penyiapan pendaki pendamping untuk menemani pendaki pemula agar tidak kesasar saat mendaki,” papar Wahyudi Kurniawan.

Menurut Wahyudi Kurniawan, pengetatan pengawasan pendakian ini untuk menghindari dan meminimalisir kejadian-kejadian yang tidak diinginkan.

Tidak hanya terkait dengan kebakaran kawasan hutan seperti yang terjadi beberapa waktu lalu.

Tetapi, terus Wahyudi Kurniawan, juga kemungkinan adanya pendaki yang tersesat dan hilang saat melakukan pendakian.

Terkait dengan sempat terjadinya kebakaran lahan di puncak Gunung Rajabasa beberapa waktu lalu, Wahyudi Kurniawan menegaskan, saat ini tidak lagi ditemukan adanya titik api.

Tetapi, terus Wahyudi Kurniawan, pengawasan dan pemantauan tetap dilakukan oleh petugas polhut (polisi kehutanan) guna mengantisipasi kemungkinan terulang kembali terbakarnya lahan/hutan di Gunung Rajabasa.

“Saat ini sudah tidak ditemukan titik api, kebakaran yang sempat terjadi beberapa waktu lalu sudah berhasil kami padamkan, tetapi pengawasan dan pemantauan tetap kami lakukan bersama dengan masyarakat dan para pencinta alam,” kata Wahyudi Kurniawan.

Sebelmnya, kebakaran lahan/hutan di puncak Gunung Rajabasa sempat terjadi pada Senin (9/9/2019).

Kebakaran ini terjadi di sisi lereng puncak gunung dengan luasan sekitar 20/30 meter.

Upaya pemadaman api telah dilakukan oleh tim dari IOF Rescue, Tagana Rajawali, Tribal dan masyarakat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved