KDRT di Lampung Tengah
Kronologi Istri Siram Suami dengan Air Keras di Lampung Tengah
Berdasarkan keterangan korban kepada penyidik kepolisian, saat kejadian ia pulang ke rumah, Senin (18/11) di Kampung Utama Jaya.
Penulis: syamsiralam | Editor: Reny Fitriani
Bahtiar akhirnya tewas karena luka-luka akibat terkena air panas itu.
Peristiwa penyiraman tersebut terjadi di Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Sabtu (13/7/2019) pekan lalu.
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Soendani mengungkapkan, AJ nekat menyiram suaminya dengan air panas lantaran sakit hati mengetahui suaminya menikah lagi dengan seorang perempuan di Makassar.
Kabar tersebut diketahui AJ dari keluarga Bahtiar.
Hal itu kemudian diakui sendiri oleh Bahtiar ketika berada di kediamannya di Jeneponto.
Bahtiar menikah dengan perempuan di Makassar itu sejak tahun 2018.
"Sewaktu Bahtiar sedang tidur, AJ memasak air panas dan menuangkannya ke dalam ember lalu menyiramkannya ke arah suaminya di bagian dada dan perut," kata Dicky di Makassar, Minggu (21/7/2019).
Usai disiram, Bahtiar sempat dibawa ke rumah sakit di Kabupaten Takalar.
Walau dirawat di rumah sakit, kondisi Bahtiar tidak kunjung membaik.
Keluarganya kemudian memutuskan untuk membawa dia pulang dan mengobati lukanya secara tradisional di rumah kerabatnya.
Enam hari setelah menjalani perawatan tradisional, kesehatan Bahtiar tak kunjung membaik.
Ia akhirnya meninggal dunia Jumat lalu.
"Jadi motifnya A murni karena cemburu Bahtiar telah menikah dengan orang yang lain," kata Dicky.
Usai kejadian itu, polisi mendatangi rumah Bahtiar dan mengamankan AJ.
Hingga kini, AJ masih menjalani pemeriksaan di kantor polisi.
• PSK Online di Lampung Merasa Lebih Aman Terima Order di Kamar Kos ketimbang Hotel
• Suami Menikah Diam-diam, Istri Murka hingga Siram Suami dengan Air Panas saat Sedang Tidur