Transaksi di RSUAM, Sabu 41 Kg Diatur Napi Lapas Way Huwi

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu jaringan Aceh-Lampung sebanyak 41,6 kg.

Transaksi di RSUAM, Sabu 41 Kg Diatur Napi Lapas Way Huwi
tribunlampung.co.id/hanif mustafa
BNNP Lampung gelar ekspose penggagalan peredaran sabu jaringan Aceh-Lampung sebanyak 41,6 kg, Selasa (10/12/2019). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu jaringan Aceh-Lampung sebanyak 41,6 kg.

Menariknya, peredaran narkoba senilai Rp 40 miliar tersebut dikendalikan oleh tiga orang narapidana Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 1 Bandar Lampung atau Rutan Way Huwi.

Sabu tersebut rencananya untuk stok perayaan malam tahun baru di Lampung.

Mulanya, BNNP mendapatkan informasi dari masyarakat jika akan ada pengiriman sabu pada Rabu (4/12/2019) menggunakan kendaraan.

Sabu itu akan diterima kurir di Lampung. Serah terima akan dilakukan di salah satu rumah sakit di Bandar Lampung.

"Dari informasi itu, kita menyebar anggota di beberapa rumah sakit di Bandar Lampung. Tim intel BNNP Lampung juga melakukan penyelidikan secara IT dan human hingga menemukan profil target kurir penerima yakni Suhendra alias Midun," beber Kepala BNNP Lampung Brigjen Pol Ery Nursatari saat ekspose di kantor BNNP Lampung, Selasa (10/12/2019).

BREAKING NEWS - BNNP Lampung Gagalkan Pengiriman 41,6 Kg Sabu Jaringan Aceh-Lampung

Berusaha Kabur, Kurir Asal Aceh Tewas Ditembak BNNP Lampung

Dari hasil pengintaian, terus Ery, ternyata transaksi dilakukan di parkiran Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUAM).

Tim BNNP bergerak ke sana dan mendapati kendaraan jenis Toyota Fortuner warna putih nopol B 1753 WLR ditinggalkan dalam kondisi hidup di parkiran RSUAM.

Kendaraan itu ditinggalkan oleh kurir asal Aceh yang diketahui bernama Irfan Usman.

"Saat tim melakukan penyergapan ternyata kurir (Suhendra dan Irfan Usman) mengetahui dan berusaha lari. Irfan berhasil ditangkap di RSUAM. Sementara Suhendra berusaha kabur dengan menggunakan mobil Toyota Fortuner itu," kata Ery.

Halaman
1234
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved