Tribun Bandar Lampung

Sastrawan Lampung Semacca Andanant Terima Hadiah Rancage 2020

Sastrawan Lampung Semacca Andanant menerima Hadiah Sastra Rancage 2020 dalam seremoni penyerahan penghargaan di Jatiwangi Art Factory

Sastrawan Lampung Semacca Andanant Terima Hadiah Rancage 2020
Dokumentasi Yayasan Kebudayaan Rancage
Penyerahan hadiah - Sastrawan Lampung Semacca Andanant Terima Hadiah Rancage 2020 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Sastrawan Lampung Semacca Andanant menerima Hadiah Sastra Rancage 2020 dalam seremoni penyerahan penghargaan di Jatiwangi Art Factory (JAF), Jalan Makmur 71, Jatisura, Kecamatan Jatiwangi, Jawa Barat, (Jumat, 31/1/2020).

Ketua Yayasan Kebudayaan Rancage Titi Surti Nastuti mengatakan, juri menilai karya Andanant yang berjudul Lapah Kidah Sangu Bismilah, Bandung & Hahiwang (diterbitkan Pustaka LaBRAK), memasukkan unsur modern dalam bandung dan hahiwang, dua bentuk sastra lisan-tradisional Lampung.

"Semacca Andanant yang bernama asli Dainurint Toenith berhasil mengungguli empat karya sastrawan Lampung lainnya," jelas Titi melalui rilis yang diterima Tribunlampung.co.id, Sabtu (1/2/2020).

Empat karya tersebut yaitu Sanjor Induh Kepira, kumpulan sajak karya Elly Dharmawanti; Muli Sikop sai Segok, kumpulan sajak Z.A. Mathikha Dewa; Lawi Ibung, kumpulan cerbun (cerpen) S.W. Teofani; dan Lunik-Lunik Cabi Lunik, kumpulan cerita mini Udo Z Karzi.

Selain sastra Lampung, Hadiah Rancage 2020 juga diberikan kepada Sastera Sunda; Nganjang ka Pangéto Karya H.D. Bastaman Penerbit Dunia Pustaka Jaya ; Sastra Jawa berjudul Kalung karya Irul S. Budianto, penerbit Buana Grafika.

Dosen IIB Darmajaya Raih Juara Sastra Hindu dalam Bahasa Jawa Kuno

Datangi Lamban Sastra Isbedy, Ade Diberi Masukan Literasi Lampung

BREAKING NEWS 2 DPO Curanmor di Beberapa TKP Tewas Ditembak Timah Panas

Makan Durian Jatuh Sepuasnya Cuma Rp 60 Ribu di Wisata Durian H Haqui Lampung Selatan

Sastra Bali; Tresna Tuare Teked karya Ida Bagus Pawanasuta, penerbit Pustaka Ekspresi ; Satera Batak: Guru Honor karya Robinson Siagian penerbit Yayasan Kebudayaan Batak.

Lalu Sastra Madura Kerrong ka Omba’ Karya Mat Toyu Penerbit Sulur. Hadiah “Samsudi” Seri Obrolan Adé Érik jeung Lanceukna (6 jilid) karya Budi Riyanto Karung, penerbit Geger Sunten.

Acara penyerahan hadiah diselenggarakanYayasan Kebudayaan Rancage dengan Jatiwangi Art Factory (JAF) dan merupakan rangkaian dari Napak Tilas 82 Tahun Ajip Rosidi.

"Selain penyerahan hadiah, acara dimeriahkan oleh penampilan musik, pembacaan sajak, bazaar buku, dan pidato kebudayaan Ajip Rosidi," terang Titi.

Wakil Ketua Dewan Pembina Yayasan Kebudayaan Rancage Erry Riyana Hardjapamekas menambahkan, penyerahan hadiah Sastra Rancage tahun ini dirangkai dengan napak tilas 82 tahun Ajip Rosidi.

Dalam 32 kali penyerahan Rancage, sambung dia, hanya dua kali diserahkan pada tanggal 31 Januari, yaitu pada penyerahan Rancage pertama kali 1989 dan tahun ini.

"Semoga semangat merawat bahasa dan sastra daerah terus terjaga. Saya gembira karena dari Jatiwangi usaha itu terus mengalir. Jatiwangi untuk Indonesia demi kelestarian bahasa dan budaya Nusantara," ujarnya.

Semacca Andanant menyatakan kegembiraannya terpilih menjadi Pemenang Rancage 2020.

"Mudah-mudah dengan diapreasi karya saatra daerah, akan mendorong rasa memiliki masyarajat atas bahasa ibu mereja," kata dia di sela-sela acara penyerahan Rancage.

Di dalam bahasa dan sastra Lampung misalnya, kata dia, banyak mengandung nilai-nilai, ilmu pengetahuan, dan kearifan lokal.

"Karena itu pemilik bahasa dan sastra Lampung harus berupaya menjaga dan mengembangkannya sebagai bagian integral dari kebudayaan Lampung," tambahnya.(Tribunlampung.co.id/ Sulis Setia M)

Penulis: sulis setia markhamah
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved