Jambret di Pringsewu

Satu Pelajar Komplotan Jambret Jalinbar yang Tertangkap, Masih PKL di Pringsewu

Satu dari 3 pelajar anggota komplotan jambret di ruas Jalan Lintas Barat, Pringsewu tertangkap di kontrakannya, Sabtu, 1 Februari 2020.

Tribunnews.com
Ilustrasi jambret - Satu Pelajar Komplotan Jambret Jalinbar yang Tertangkap, Masih PKL di Pringsewu. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Satu dari 3 pelajar anggota komplotan jambret di ruas Jalan Lintas Barat, Pringsewu tertangkap di kontrakannya, Sabtu, 1 Februari 2020 sekira pukul 15.30 WIB.

Yakni SP (16) yang mengontrak di Pringsewu lantaran mengikuti Praktik Kerja Lapangan (PKL).

"SP sedang melakukan PKL di Pringsewu," ungkap Kasat Reskrim Polres Pringsewu AKP Syahril Paison mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri, Minggu, 2 Februari 2020.

Kemudian, dua pelaku lainnya diamankan sedang berada di Jalinbar Kecamatan Pugung, Sabtu, 1 Februari 2020, pukul 14.00 WIB.

Ketiga pelaku statusnya masih pelajar SLTA di Kabupaten Tanggamus.

 BREAKING NEWS Jadi Komplotan Jambret di Jalinbar, 3 Pelajar Digulung Polisi

BREAKING NEWS Dompet Sopir Truk Dirampas Iwan, padahal Sudah Dikasih Rp 130 Ribu

 Baku Tembak dengan Polisi, 2 Pelaku Curanmor asal Lampung Timur Tewas Didor

 Babak Baru Perkara Tewasnya Mahasiswa FISIP Unila, Sidang Perdana Digelar Besok

Polisi Tangkap Komplotan Jambret

Sebelumnya, Komplotan jambret ingusan diamankan Tekab 308 Polres Pringsewu, Sabtu (1/2/2020).  

Ketiganya adalah JH (17), SP (16), dan MH (17).

Pelaku yang terdiri dari tiga pelajar ini kerap beraksi di Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Pringsewu.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pringsewu AKP Sahril Paison menuturkan, penangkapan bermula dari laporan korban M Dafa (16), warga Kecamatan Pugung, Tanggamus.

Ia menjadi korban penjambretan di Jalinbar depan SMA Yadika, Kecamatan Pagelaran, Pringsewu, Minggu (19/1/2020) pukul 20.30 WIB.

Saat itu Dafa berboncengan naik motor Honda Vario bersama Sofi dan Elyana hendak ke Pringsewu.

Kemudian dari arah belakang muncul Yamaha Vixion yang ditumpangi dua orang.

Kemudian salah satu pelaku menarik tas milik Sofi.

Tas itu berisi dua ponsel dan uang Rp 500 ribu.

Korban sempat berteriak minta tolong dan berusaha mengejarnya.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved