Polisi Bongkar Prostitusi di Pringsewu

2 Muncikari yang Ditangkap Polisi di Pringsewu Pura-pura Jadi Petani dan Pedagang

Muncikari di Pringsewu yang tertangkap polisi menyamarkan bisnis esek-esek yang dijalaninya dengan pekerjaan yang halal.

grafis tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi - 2 Muncikari yang Ditangkap Polisi di Pringsewu Pura-pura Jadi Petani dan Pedagang. 

Pelaku bisnis 'esek-esek' di Kabupaten Pringsewu terbongkar menawarkan perempuan muda kepada pria hidung belang.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pringsewu Sahril Paison mengungkapkan, bila perempuan muda yang ditawarkan oleh pelaku Muncikari usia berkisar 18 - 24 tahun.

"Usia PSK yang pelaku gunakan untuk melayani para lelaki hidung belang tersebut antara 18 sampai 24 tahun," ungkap Sahril melalui Humas Polres Pringsewu, Selasa, 18 Februari 2020.

Amankan 2 Muncikari

Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Pringsewu membongkar bisnis esek-esek yang dioperasikan di sejumlah pekon/desa wilayah Bumi Jejajama Secancanan.

Pembongkaran praktik Prostitusi ini dalam kurun Februari 2020 ini.

Petugas berhasil mengamankan dua orang yang diduga kuat sebagai germo atau Muncikari.

Satu dari dua pemilik bisnis 'esek-esek' ini diamankan di Kecamatan Adiluwih, yakni Atun (58).

Atun terjaring oleh Satgas Gakkum Operasi Cempaka Krakatau 2020 Polres Pringsewu, Kamis, 13 Februari 2020 kemarin.

Satu lagi pelaku dijaring oleh petugas Polsek Pagelaran, 14 Februari 2020.

Juga dalam rangka Operasi Cempaka Krakatau 2020.

Halaman
1234
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved