Tribun Lampung Utara

Lampung Utara Termiskin, Ini Pesan Wagub Nunik agar Bangkit dari Keterpurukan

Lampung Utara menyandang status sebagai kabupaten dengan angka kemiskinan tertinggi di Sai Bumi Ruwa Jurai

Tribunlampung.co.id/Anung Bayuardi
Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan Kabupaten Lampung Utara 2021, Kamis (12/3/2020). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Lampung Utara menyandang status sebagai kabupaten dengan angka kemiskinan tertinggi di Sai Bumi Ruwa Jurai

Fakta tersebut membuat Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim merasa prihatin.

Untuk itu, ada beberapa hal yang perlu dibenahi sehingga Lampung Utara bisa bangkit dari keterpurukan.

Hal itu dikatakan wanita yang biasa disapa Nunik ini saat menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan Kabupaten Lampung Utara 2021.

Desa Ponggok Dulu Termiskin, Tangan Dingin Junaidi Sulap Jadi Desa Terkaya Pendapatan Rp 12 Miliar

Detik-detik Mengharukan Akad Nikah Jihan-Arya, Tangis Adik Nunik Pecah di Kaki Ibunda

DPRD Kota Metro Imbau Usulan Pembangunan dan Musrenbang Mesti Selaras

Nunik mengatakan, perbaikan sumber daya manusia kini menjadi perhatian utama Pemerintah Provinsi Lampung.

Hal itu selaras dengan arahan dari Presiden Joko Widodo.

“Berapa pun angka yang kita anggarkan, tapi kalau sumber daya manusia tidak maksimal, maka pengelolaannya tidak maksimal, hasilnya juga tidak maksimal. Apa pun yang kita lakukan, pembangunan sebesar apa pun, kalau yang mengelola sumber daya manusia yang belum maksimal, sama saja percuma,” beber Nunik, Kamis (12/3/2020).

Sektor kedua, kata Nunik, adalah infrastruktur.

"Infrastruktur tadi sudah dikatakan pelaksana tugas bupati mengenai kondisi Lampung Utara. Saya berharap semua yang di sini tanpa terkecuali tidak patah semangat untuk tetap optimis Lampung Utara bisa bangkit dari keterpurukan. Masih ada pemerintah pusat dengan pemerintah provinsi dan masih ada Dana Desa,” katanya.

Menurut dia, Dana Desa sebaiknya dicairkan semuanya pada Maret ini.

Dana ini dapat dipakai untuk memperbaiki infrastruktur di desa.

Nunik menambahkan, Pemerintah Provinsi Lampung ke depannya akan ada program Nengah Nyappur.

Program ini bertujuan untuk menyerap aspirasi dari masyarakat.

“Kalau musrenbang bentuknya formal. Kalau Nengah Nyappur, langsung ke lapangan, lihat kondisi,” ujarnya.

“Sudahlah, nggak perlu perhatian yang mewah dan sebagainya. Dengan sederhana, saya buka di sini. Lampung Utara angka kemiskinan tertinggi di Provinsi Lampung. Apalagi utara ini kabupaten yang sudah tua usianya. Kita harus perbanyak pekerja untuk mengejar ketertinggalan,” katanya. (Tribunlampung.co.id/Anung Bayuardi)

Penulis: anung bayuardi
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved