Berita Nasional

Kapolres Geram Dapat Laporan Pencurian Masker di RSUD Pagelaran

pencurian masker itu dilakukan di sebuah rumah sakit dan di tengah penanganan kasus virus corona yang semakin bertambah.

Editor: wakos reza gautama
TRIBUN/PUSPEN TNI/LETNAN KUNCORO
Ilustrasi Petugas mengenakan masker dan hazmat suit sebelum melakukan evakuasi WNI yang tiba dari Wuhan di lokasi observasi Hangar Lanud Raden Sajad, Natuna, Kepri, Minggu (2/2/2020). WNI yang sebelumnya transit terlebih dahulu di Batam tersebut dievakuasi dari Wuhan, China, akibat merebaknya wabah Virus Corona. Fakta Baru, Jejak Virus Corona Ditemukan di Gagang Pintu Rumah. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, CIANJUR - Stok masker di gudang farmasi RSUD Pagelaran, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, hilang dicuri orang.

Mendapat laporan itu, Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto mengaku geram atas adanya kasus pencurian tersebut.

Pasalnya, pencurian masker itu dilakukan di sebuah rumah sakit dan di tengah penanganan kasus virus corona yang semakin bertambah.

“Pencurian masker di tengah kondisi seperti sekarang ini, tentunya sangat tidak manusiawi,” ujar dia, Senin (23/3/2020).

Untuk mengungkap kasus tersebut, pihaknya telah mengumpulkan barang bukti dan mengumpulkan keterangan saksi, termasuk pegawai rumah sakit.

Guru Besar UGM Pasien Positif Corona Meninggal Dunia di RSUP Sardjito

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana Positif Corona

Pesawat TNI AU Ditembaki saat Melintas di Pegunungan Bintang Papua

Viral Foto Dokter Hadio Pamit dari Jauh sebelum Meninggal, Ini Fakta yang Sebenarnya

“Indikasinya ada keterlibatan orang dalam. Akan segera kita ungkap,” ucap Juang.

Berdasarkan informasi yang didapat, jumlah masker yang dilaporkan hilang dicuri tersebut ada sebanyak 270 dus.

Sementara hal sama juga disampaikan Pelaksana tugas Bupati Cianjur Herman Suherman.

Menyikapi adanya kasus pencurian masker di RSUD itu, pihaknya mengaku sudah melakukan koordinasi dengan aparat kepolisian untuk segera melakukan pengusutan.

“Saya sudah koordinasi dengan Kapolres terkait hal ini. Kasus ini harus segera diungkap. Terlebih, saat ini keberadaan masker sangat dibutuhkan,” kata Herman saat dikonfirmasi wartawan. (Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved