Kasus Corona di Lampung

4 Warga Lampung Ditangkap karena Sebar Hoaks Corona

NS menjadi orang keempat yang diamankan Polda Lampung karena telah menyebarkan berita bohong mengenai corona kepada masyarakat luas.

4 Warga Lampung Ditangkap karena Sebar Hoaks Corona
Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
Anggota Subdit V Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung menggiring tersangka NS (pakai masker) dalam ekspose di Kantor Ditkrimsus Polda Lampung, Rabu (25/3/2020). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Di tengah pandemi virus corona, masih ada saja warga Lampung yang menyebarkan hoaks atau berita bohong.

Terbaru, warga Tanjung Senang, Bandar Lampung berinisial NS (45) ditangkap Polda Lampung, Rabu (25/3/2020) subuh karena menyebarkan hoaks soal kematian seorang warga karena terpapar corona.

NS menjadi orang keempat yang diamankan Polda Lampung karena telah menyebarkan berita bohong mengenai corona kepada masyarakat luas.

NS menyebarkan hoaks dalam bentuk video berupa pemakaman seseorang disertai keterangan

Tangkal Hoaks, Diskes Lampung Siapkan Data Terbaru Pukul 10.00 WIB Setiap Hari

Berniat Viralkan Video, Warga Bandar Lampung Mengaku Tak Tahu Kalau Hoaks

BREAKING NEWS Sebar Hoaks PDP di RSUDAM Meninggal, Warga Bandar Lampung Diamankan Polisi

BREAKING NEWS Pemuda di Pringsewu Cabuli Siswi di Teras Sekolah

"Seorang pendeta yang terkena Covid-19 di Bandar Lampung meninggal dunia di RSUDAM pada Selasa 25 Maret 2020".

Video berdurasi 1 menit 20 detik ini disebarkan NS di grup WhatsApp RT yang beranggotakan 45 orang.

Video kemudian diteruskan lagi oleh anggota grup dan membuat masyarakat Bandar Lampung resah.

"Mendapatkan kabar tersebut, polisi langsung berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung dan ternyata kabar tersebut bohong atau hoaks. Hingga video tersebut disebarkan, belum ada yang meninggal. Namun informasi tersebut membuat resah masyarakat. Maka enam jam kemudian NS kami amankan pada pukul05.00 WIB," jelas Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, Rabu.

Video yang disebarkan NS ternyata didapat dari WhatsApp alumni SMA dan tidak diketahui sumber videonya.

Tersangka juga tidak berusaha mencari tahu kebenaran video itu, justru kemudian membagikannya.

Halaman
1234
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved