Tribun Pringsewu
Imbas Wabah Corona, Kubangan di Jalan Pringsewu Terancam Tak Diperbaiki
Kondisi tersebut terlihat di ruas jalan Pekon Rejosari, Kecamatan Pringsewu, yang berdekatan dengan jembatan Way Sekampung.
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono | Editor: Daniel Tri Hardanto
Terkait itu, Najaruddin menyadari bila Covid-19 ini di luar perencanaan manusia.
Sehingga perlu kesiapan untuk menghadapi persoalan wabah ini.
"Ini kan sifatnya penundaan saja. Kalau pada kurun waktu beberapa bulan ke depan kemudian kondisinya normal, saya kira bisa dilaksanakan kembali," katanya.
Berharap Lekas Berakhir
DPRD Pringsewu mengharapkan wabah virus corona atau Covid-19 cepat berakhir.
Ketua Komisi III DPRD Pringsewu Najaruddin berharap masyarakat ikut terlibat memutus mata rantai penularan Covid-19.
Di antaranya dengan cara berperilaku hidup bersih dan sehat, serta mengurangi aktivitas di luar rumah.
Dengan cepat teratasinya wabah tersebut, lanjut Najaruddin, harapannya anggaran yang ditunda tidak terpakai seluruhnya.
"Memang ada informasi yang kita terima, anggaran penanganan Covid sebagian bersumber dari dana pembangunan proyek nasional. Kemudian, kalau masih kurang, dana yang transfer ke daerah, ya kemungkinan DAK tersebut," tuturnya.
Menurut Najaruddin, kalau wabah tersebut cepat berakhir, tidak sampai semua anggaran tersebut terpakai.
Maka bisa dikembalikan lagi ke daerah buat pembangunan fisik. (Tribunlampung.co.id/Robertus Didik B)