Tribun Pringsewu

DPRD Pringsewu Desak JPTP Kosong Segera Diisi Pejabat Definitif

Kekosongan jabatan ditengarai bisa berdampak pada pelayanan pemerintah yang tidak maksimal.

Tribunlampung.co.id/Didik
DPRD Pringsewu Desak JPTP Kosong Segera Diisi Pejabat Definitif 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - DPRD Pringsewu mendesak segera pengisian kekosongan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu.

Kekosongan jabatan ditengarai bisa berdampak pada pelayanan pemerintah yang tidak maksimal.

Mengingat pelaksana tugas (plt) yang ditempatkan pada JPTP kosong memiliki keterbatasan wewenang.

"Menurut saya, semakin banyak plt (pelaksana tugas), maka pelayanan publik akan tidak maksimal. Karena keterbatasan wewenang dari plt itu sendiri," ungkap Ketua Komisi I DPRD Pringsewu Sagang Nainggolan, Jumat, 3 April 2020.

Komisi I sebagai mitra kerja Pemerintah Kabupaten Pringsewu telah memanggil Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) setempat terkait kekosongan JPTP, Jumat siang.

Jabatan Kepala Dinas Kesehatan Pringsewu Kosong, Bupati Pringsewu Sujadi Lantik 2 JPTP

Pasien Bohong soal Riwayat Perjalanan, 3 Dokter dan 9 Perawat RSUD Pringsewu Diistirahatkan

Dampak Corona, Penumpang Pejalan Kaki di Pelabuhan Bakauheni Turun 23 Persen

Korupsi Dana APB Pekon, Kakon di Tanggamus Dituntut Penjara 6 Tahun 6 Bulan

Pihak eksekutif dihadiri oleh plt Kepala BKPSDM Pringsewu Ani Sundari didampingi diantaranya Kepala Bidang Mutasi, Promosi dan Pengembangan Kompetensi BKPSDM Pringsewu Wiwit Sutriyono.

Juga Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Pemkab Pringsewu Hasan Basri. Mereka melaksanakan rapat dengar pendapat di ruang Komisi I DPRD Pringsewu.

Kekosongan tersebut, ada pada lima organisasi perangkat daerah (OPD) di jajaran Pemkab Pringsewu. Yaitu kepala Dinas Kesehatan, kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan kepala Dinas Pertanian.

Serta, kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, dan kepala BKPSDM. Sehingga, ada lima JPTP yang mengalami kekosongan.

Sagang menyayangkan dengan telah dirolingnya kepala Dinas Kesehatan di tengah wabah Virus Corona.

Padahal OPD tersebut sebagai ujung tombak dalam menangani wabah seperti saat ini.

Halaman
123
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved