Kasus Corona di Lampung

Pasien 13 di Lampung Meninggal Dunia, Hanya Beberapa Jam Setelah Istrinya

Kali ini pasien 13 berusia 63 tahun asal Bandar Lampung meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM), Rabu (8/4/2020) malam.

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Daniel Tri Hardanto
tribulampung.co.id/deni saputra
Kadiskes Lampung Reihana saat jumpa pers di Kantor Bapelkes Provinsi Lampung, Hajimena, Rabu (18/3/2020). Reihana membenarkan meninggalnya pasien 13, Rabu (8/4/2020) sekitar pukul 23.00 WIB atau beberapa jam setelah istrinya. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Pasien positif corona di Lampung yang meninggal dunia kembali bertambah.

Kali ini pasien 13 berusia 63 tahun asal Bandar Lampung meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM), Rabu (8/4/2020) sekitar pukul 23.00 WIB.

Pasien ini menyusul istrinya yang tutup usia beberapa jam sebelumnya.

Namun, sang istri yang berusia 69 tahun belum dinyatakan positif corona alias masih pasien dalam pengawasan (PDP).

Reihana: PDP Meninggal Dunia di Lampung Ternyata Istri Pasien 13

Ibu Hamil Meninggal Akibat Positif Corona, Suaminya Diisolasi di Penjara

RSUD Tubaba Lampung Rawat 1 PDP Corona, Kadiskes Minta Warga Tidak Panik

Polres Tanggamus Simulasi Pengamanan Kerusuhan jika PSBB Diberlakukan

Juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung Reihana membenarkan meninggalnya pasien 13.

Kini total pasien yang meninggal karena virus corona di Lampung menjadi lima orang.

Kelimanya yakni pasien 02, pasien 10, pasien 15, pasien 13, dan PDP yang merupakan istri pasien 13.

"Pasien 13 ini benar sejak kemarin pukul 17.00 WIB kondisi tubuhnya memang memburuk. Tetapi memang memiliki penyakit penyerta hipertensi," kata Reihana dalam rilisnya melalui video, Kamis (9/4/2020) malam.

"Jika lansia dan ada penyakit penyerta memang riskan," kata Reihana.

Sebelumnya, istri pasien positif 13 meninggal dunia dalam status PDP, pada Rabu (8/4/2020) sekitar pukul 10.00 WIB.

Namun, Reihana belum bisa memastikan PDP berusia 69 tahun itu terjangkit virus corona.

Alasannya, hasil swab tenggorokan belum diterima dari laboratorium di Palembang.

2 Pasien Positif di Lampung Utara 

Dinas Kesehatan Lampung mengonfirmasi adanya penambahan dua pasien positif corona dari Lampung Utara.

Juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung Reihana mengatakan, keduanya mengalami perubahan status dari orang tanpa gejala (OTG) menjadi positif corona.

Artinya, saat ini di Lampung ada 18 pasien terkonfirmasi positif corona.

Reihana menjelaskan, keduanya memiliki riwayat perjalanan yang sama, yakni pernah menghadiri acara di Gowa, Sulawesi Selatan, pada Maret 2020 lalu.

Pasien 17 ini ada seorang pria berumur 29 tahun.

Sedangkan pasien 18 juga pria berumur 52 tahun.

Reihana mengatakan, pasien 17 pernah melakukan perjalanan ke daerah pandemi corona.

Ia pernah ke Papua selama tiga bulan.

Selanjutnya pada 18-24 Maret 2020 berada di Gowa, Sulawesi Selatan untuk menghadiri tabligh akbar se-Asia.

Lalu dilanjutkan perjalanan ke Ancol, Jakarta Utara, pada 25 Maret 2020 lalu menuju pesantren.

"Ia tiba di Lampung Utara pada 26 Maret dengan menggunakan bus Damri," kata Kadiskes Lampung ini, Kamis (9/4/2020).

Ia telah memeriksakan kondisinya di Puskesmas Kotabumi. 

"Pada 6 April melakukan rapit test. Memang hasil swab-nya positif. Tetapi sehat, tak ada keluhan," tambahnya.

Sementara pasien 18 juga melakukan perjalanan ke Gowa dengan menggunakan kapal pada 18-23 Maret 2020.

Pada 2 April dilakukan tes dan hasilnya reaktif positif dan OTG.

"Saat ini keduanya dirawat di Asrama Haji Lampung Utara," terang Reihana.

Hingga saat ini, di Lampung ada 2.183 ODP dan 47 PDP. 

Update Corona di Lampung

Diskes Lampung merilis data terbaru kasus corona di Lampung.

Data terbaru tersebut dirilis melalui akun Instagram resminya, @dinkeslampung, pada Kamis (9/4/2020) pukul 12.00 WIB.

Dalam rilis data pasien virus corona (Covid-19) tersebut, tercatat ada penambahan 2 kasus pasien positif corona di Lampung, menjadi 18 kasus.

Dengan rincian, 7 orang masih dirawat atau diisolasi di rumah sakit, 4 orang meninggal dunia dan 7 orang dinyatakan sembuh.

Sedangkan untuk pasien dalam pengawasan (PDP), juga terjadi penambahan 6 kasus, menjadi 47 kasus PDP di Lampung.

Rinciannya, 30 orang dirawat, 16 orang negatif dan 1 orang meninggal dunia.

Untuk orang dalam pemantauan (ODP) juga bertambah 156 kasus, menjadi 2.183 kasus ODP di Lampung.

Rinciannya, 1.059 orang masih dalam proses pemantauan dan 1.124 orang sudah selesai pemantauan 14 hari.

Tribunlampung.co.id masih berupaya mendapatkan konfirmasi atau statemen resmi dari Kadiskes Lampung Reihana yang juga ketua gugus tugas penanganan virus corona (Covid-19) di Lampung.

Update hari Rabu (8/4/2020)

Diskes Lampung kembali merilis data terbaru kasus corona di Lampung.

Merujuk rilis data yang diunggah di akun Instagram @dinkeslampung, pada Rabu (8/4/2020), pukul 10.00 WIB, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona (Covid-19) di Lampung mencapai 41 orang.

Rinciannya, 17 orang masih dirawat di rumah sakit, 7 orang diisolasi, 17 orang negatif.

Kemudian, untuk orang dalam pemantauan (ODP) bertambah cukup drastis dari hari sebelumnya.

Pada Selasa (7/4/2020), tercatat jumlah ODP virus corona di Lampung berada di angka 1.886 orang.

Pada Rabu (8/4/2020) bertambah 141 orang menjadi 2.027 ODP virus corona di Lampung.

Rinciannya, 1.082 orang masih dalam pemantauan, dan 945 orang selesai pemantauan 14 hari.

Sementara untuk pasien positif corona tetap tidak berubah yakni sebanyak 16 kasus, terdiri dari 6 orang masih dirawat atau diisolasi, 3 orang meninggal dunia dan 7 orang sembuh. (Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved