Kasus Corona di Lampung

Lampung Tidak Terapkan PSBB, Gubernur Arinal: Tidak Menguntungkan

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi memastikan tidak menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Alasannya, PSBB tidak menguntungkan.

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi meninjau Terminal Rajabasa, Bandar Lampung, Kamis (16/4/2020). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi memastikan tidak menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Alasannya, kata Arinal, PSBB tidak menguntungkan Lampung.

"PSBB tidak menguntungkan. Dan kita (Lampung) jangan latah. Kalau Lampung menerapkan PSBB, bagaimana dengan provinsi lain di Sumatera ini? Itu mau jadi apa?" beber Arinal saat meninjau Terminal Rajabasa, Bandar Lampung, Kamis (16/4/2020).

Untuk itu, menurut Arinal, yang harus terus dilakukan adalah upaya-upaya pencegahan penyebaran virus corona serta mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.

VIDEO PSBB Resmi Diterapkan di Bogor, Depok dan Bekasi

Hari Pertama Penerapan PSBB, Pemotor di Bekasi Dihukum Push Up karena Tak Pakai Masker

UPDATE Pasien Positif Corona di Lampung Bertambah 5 Orang, Kini Jadi 26 Orang

Simpan Rp 200 Juta di Lemari Seusai Mandikan Burung, Bupati Agung Mengaku Khilaf

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi meninjau Terminal Rajabasa, Bandar Lampung, Kamis (16/4/2020).
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi meninjau Terminal Rajabasa, Bandar Lampung, Kamis (16/4/2020). (Tribunlampung.co.id/Deni Saputra)

Arinal turun langsung mengecek semua pintu masuk guna memastikan penerapan protokol kesehatan tersebut.

Bersama Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Arianto dan Forkopimda Lampung, Arinal mengecek tiga pintu masuk ke Lampung.

Yakni, Stasiun Kereta Api Tanjungkarang, Terminal Rajabasa, dan Bandara Radin Inten II.

"Kita memastikan bahwa di semua pintu masuk tersebut protokol kesehatannya siap. Di setiap pintu masuk juga ada ruang isolasi untuk berjaga bila ada penumpang yang terinfeksi Covid-19," beber Arinal.

Arinal juga meminta para petugas untuk tidak henti-hentinya menyosialisasikan protokol kesehatan, seperti selalu memakai masker.

Dalam waktu dekat, Pemprov Lampung juga akan menyiapkan dokter atau tenaga medis di Terminal Rajabasa untuk menangani para penumpang yang mungkin sakit atau terpapar Covid-19.

Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Arianto mengatakan, pandemi Covid-19 bukan hanya berdampak pada kesehatan, tapi juga sektor ekonomi, sosial, dan budaya.

Oleh sebab itu, ia menginstruksikan jajarannya untuk menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat agar tidak terjadi tindak kriminalitas.

"Aparat juga menjaga pintu masuk dengan ketat. Terus sosialisasikan protokol kesehatan, jaga jarak, masing-masing aparat juga harus menjaga kesehatan diri dan keluarganya," ujar Kapolda.

Pihaknya juga terus mengimbau masyarakat agar selalu waspada namun tidak panik, mengikuti aturan dari pemerintah untuk tetap di rumah saja.

Kemudian menjaga kesehatan, melakukan pola hidup bersih dan sehat, menerapkan social distancing dan physical distancing.

Kepala Terminal Rajabasa Denny Wijdan menjelaskan, pihaknya telah menerapkan protokol kesehatan sesuai SOP yang berlaku.

Pihaknya juga telah menyediakan tempat mencuci tangan, hand sanitizer, setiap penumpang diperiksa suhu tubuhnya. Termasuk menerapkan social distancing di dalam bus penumpang. (Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved