Tribun Tanggamus

Polsek Wonosobo Pasang Imbauan Cegah Serangan Buaya Sungai Way Semaka

Polsek Wonosobo memasang spanduk imbauan waspada terhadap serangan buaya di beberapa titik sungai Way Semaka, Tanggamus.

Dokumentasi Polsek Wonosobo
Polsek Wonosobo Pasang Imbauan Cegah Serangan Buaya Sungai Way Semaka. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TANGGAMUS - Polsek Wonosobo memasang spanduk imbauan waspada terhadap serangan buaya di beberapa titik sungai Way Semaka, Tanggamus.

Menurut Kapolsek Wonosobo Inspektur Satu Juniko, imbauan itu berlaku kepada masyarakat dan pengunjung pantai Saumil, Pekon Karang Anyar yang merupakan hilir sekaligus muara sungai Way Semaka.

"Kami menerjunkan beberapa personel untuk memasang imbauan agar masyarakat waspada terhadap serangan buaya saat beraktivitas di pantai manupun di sungai Way Semaka," ujar Juniko mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, Selasa (12/5/2020).

Ia mengaku, imbauan dipasang di dua pekon, yang menjadi lokasi sering terjadinya serangan buaya, yaitu di Pekon Banjarsari dan Pekon Karang Anyar.

Residivis Kasus Pencurian di Lampung Selatan Kembali Masuk Penjara karena Bawa Kabur HP

 THR PNS Pemprov Lampung Mulai Cair Jumat 15 Mei 2020, Lihat Besarannya

 Kantor Pos Cairkan Bantuan Sosial Tunai Kemensos, Simak 7 Lokasi dan Jadwal Pencairan BST

• Besok Sidang Suap Fee Proyek Lampura Digelar, Ketua DPRD Akan Jadi Saksi

Pemasangan dilakukan di tempat strategis, dan lokasi keramaian agar terlihat banyak orang.

Kemudian pada seluruh Bhabinkamtibmas di sepanjang sungai Way Semaka sudah diperintahkan untuk beri imbauan ke masyarakat secara langsung dengan tatap muka.

Hal tersebut demi keselamatan masyarakat.

"Apalagi sebentar lagi Idul Fitri, pantai Saumil pasti akan ramai pengunjung, diharapkan melalui dua cara itu mudah-mudahan masyarakat paham dan mematuhi," kata Juniko.

Menurut Camat Wonosobo Edy Fahrurozi pihaknya sudah menyampaikan ke Balai Konsevasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (BKSDAE) Lampung dan Dinas Lingkungan Hidup Tanggamus agar menangkap buaya Way Semaka yang sudah meresahkan masyarakat.

Selain itu juga untuk mengidentifikasi lokasi hutan bakau yang sudah rusak untuk diusulkan agar di tanam kembali sehingga nantinya menjadi habitat buaya kembali di muara sungai Way Semaka.

"Atas beberapa kejadian serangan buaya, kami berencana akan menyampaikan ke BKSDAE Lampung untuk menangkap buaya, dan permohonan ke Dinas Lingkungan Hidup agar habitat buaya yang rusak ditanam kembali, sehingga buaya akan balik ke habitatnya," kata Edy.

Ia juga menegaskan, pihaknya juga telah memerintahkan kepada para kepala pekon yang wilayahnya berdekatan dengan sungai Way Semaka dan pantai Saumil agar membuat pengumuman dan plang peringatan agar warga waspada. (tribunlampung.co.id/tri yulianto)

Penulis: Tri Yulianto
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved