Tribun Way Kanan

Istri Tolak Berhubungan Badan, Suami Naik Pitam Pukuli Bayi Mungilnya hingga Meninggal Dunia

Akibat dipukuli ayah kandung, bayi berusia 40 hari di Blambangan Umpu, Way Kanan, meregang nyawa.

Kompas.com/ERICSSEN
Ilustrasi - Istri Tolak Berhubungan Badan, Suami Naik Pitam Pukuli Bayi Mungilnya hingga Meninggal Dunia. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BLAMBANGAN UMPU - Akibat dipukuli ayah kandung, bayi berusia 40 hari di Blambangan Umpu, Way Kanan, meregang nyawa.

Mirisnya, pemukulan tersebut terjadi lantaran ayahnya naik pitam sang ibu tak bersedia diajak berhubungan badan.

Karena kesal, pria 20 tahun itu langsung menyiksa bayi mungil tak berdosa sebagai pelampiasan amarahnya.

Peristiwa pembunuhan itu terjadi di Talang Neki, Kampung Karang Umpu, Kecamatan Blambangan Umpu, Way Kanan, Lampung, Minggu (9/8/2020) malam.

Bayi 40 Hari di Way Kanan Tewas Dibunuh Ayah Kandung, Gara-gara Ibunya Tolak Berhubungan Badan

 Bupati Way Kanan Keluarkan Edaran Cegah Covid-19, Tak Boleh Ada Keramaian 14 Hari

 Kisah Driver Ojek Online Jalani Uji Coba Suntik Vaksin Covid-19, Demi Anak Istri

 Peserta BPJS Tenaga Kerja Otomatis Terima Subsidi Gaji, Menaker Sudah Data 3,5 Juta Norek

Sang ayah diketahui berinisial KW (20) kalap.

Ia naik pitam karena sang istri menolak diajak berhubungan badan.

Sang bayi kemudian jadi pelampiasan KW.

Kini KW telah ditangkap aparat Satreskrim Polres Way Kanan pada Senin (10/8/2020).

Kronologi pembunuhan itu dipaparkan oleh Kapolres Way Kanan AKBP Binsar Manurung, Selasa (11/8/2020).

Menurut Binsar, pembunuhan bayi mungil tersebut setelah ibunya menolak diajak berhubungan badan oleh ayahnya.

Kapolres Way Kanan AKBP Binsar Manurung mengatakan, peristiwa itu bermula saat KW ditegur oleh istrinya, ES (20), lantaran menciumi sang bayi sambil merokok.

“Ibu korban menegur pelaku karena merokok dekat bayi,” kata Binsar dalam keterangan tertulisnya, Selasa (11/8/2020).

Usai menegur suaminya, ES yang sedang membersihkan ikan mendengar suara tangis sang bayi.

Saat mengecek keadaan, ES melihat KW mencekik bayi berumur 40 hari itu.

ES mengambil bayi dari KW, sambil memarahinya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved