Pilkada Bandar Lampung 2020
Hasil Pilkada Bandar Lampung 2020, Rakata Institute Pastikan Eva Dwiana-Deddy Amarullah Menang
Pasangan nomor urut 3 Eva Dwiana-Deddy Amarullah dinobatkan sebagai pemenang Pilkada Bandar Lampung 2020 versi Rakata Institute.
Penulis: hanif mustafa | Editor: Daniel Tri Hardanto
Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Hanif Mustafa
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Unggul di seluruh kecamatan, pasangan nomor urut 3 Eva Dwiana-Deddy Amarullah dinobatkan sebagai pemenang Pilkada Bandar Lampung 2020 versi Rakata Institute.
Manajer Riset Rakata Institute Yuli Harmoko mengatakan, data penghitungan cepat (quick count) Pilkada Bandar Lampung 2020 sudah 100 persen.
"Hasil quick count menunjukkan bahwa pasangan Eva Dwiana-Deddy Amarullah unggul dengan suara 58,96 persen," ungkapnya, Rabu (9/12/2020).
Baca juga: BREAKING NEWS Hasil Pilkada Bandar Lampung 2020, Quick Count Rakata Institute Eva-Dedi Unggul
Baca juga: Quick Count Pilkada 2020 di Lampung, Rakata Institute Pastikan Tidak Pihak Salah Satu Calon
Sementara pasangan Rycko Menoza-Johan Sulaiman memperoleh 19,68 persen dan pasangan M Yusuf Kohar-Tulus Purnomo Wibowo memperoleh 21,36 persen.
"Secara statistik, pasangan Eva Dwiana-Deddy Amarullah unggul signifikan atas dua pasangan lainnya. Dengan demikian, pasangan Eva Dwiana-Deddy Amarullah diprediksi akan memenangkan Pemilihan Wali Kota Bandar Lampung 2020," kata Moko, sapaan akrabnya.
Moko menambahkan, hasil quick count pilkada Kota Bandar Lampung versi Rakata Institute ini bukan hasil resmi pemilihan.
"Untuk keputusan hasil perolehan suara atau pemenang Pemilihan Wali Kota Bandar Lampung menunggu ketetapan resmi dari KPU Kota Bandar Lampung 1-2 minggu ke depan," tandasnya.
Tidak Memihak
Rakata Institute memastikan penghitungan cepat (quick count) dalam Pilkada 2020 di Lampung tidak memihak salah satu pasangan calon.
Baca juga: 3 Lembaga Survei Pastikan Tak Lakukan Hitung Cepat Pilkada Bandar Lampung 2020
Baca juga: Pilkada Solo 2020, Gibran Ditelepon Jokowi Satu Hari Sebelum Pencoblosan: Ada Pesannya
Manajer Riset Rakata Institute Yuli Harmoko menegaskan, quick count yang diadakan oleh Rakata tidak cenderung ke salah satu paslon.
"Kami lembaga independen yang tidak dipengaruhi oleh siapa pun. Hasil kami tidak cenderung ke salah satu calon. Meski angin kencang, kami berusaha tetap berdiri tegak," ujar pria yang biasa disapa Moko ini di Hotel Emersia, Bandar Lampung, Rabu (9/12/2020).
Moko menuturkan, dari pilkada di empat kabupaten/kota yang dilakukan penghitungan cepat, Rakata memiliki volunteer dan hitungan masing-masing.
"Masing-masing kabupaten punya hitungan. Kalau Bandar Lampung ada 94 sampel dengan margin error 2,5 persen dan tingkat kepercayaan 99 persen," ucapnya.
Meski demikian, Moko menegaskan quick count hanya hasil prediksi.