Breaking News:

Sidak Sembako di Pringsewu

Disidak, Pengusaha Pembekuan Daging Sapi di Pringsewu Berdalih Tak Tahu Harus Ada Izin

Kurniawan, pemilik usaha pembekuan daging sapi di Kelurahan Fajar Esuk, Kecamatan Pringsewu, berdalih tidak mengetahui harus ada izin dari pemerintah.

Tribunlampung.co.id / Robertus Didik
Kurniawan, pemilik usaha pembekuan daging sapi di Kelurahan Fajar Esuk, Kecamatan Pringsewu, memberikan keterangan kepada tim sidak, Senin (3/5/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Kurniawan, pemilik usaha pembekuan daging sapi di Kelurahan Fajar Esuk, Kecamatan Pringsewu, berdalih tidak mengetahui harus ada izin dari pemerintah.

Dia mengaku sebagai masyarakat biasa tidak mengetahui kewajibannya soal izin usahanya.

Menurut dia, yang diketahui selama ini hanya jual beli daging sapi.

Bahkan, usahanya tersebut sudah berjalan sampai satu tahun.

"Karena kemarin kan masih pakai freezer yang kecil. Karena kami tahunya jual beli, jual beli," ungkapnya, Senin (3/5/2021).

Baca juga: Usaha Pembekuan Daging Tak Berizin, Asisten II: Kalau Nggak Bener Ditutup!

Dia mengaku baru mengetahui bila untuk melakukan usaha seperti itu harus mempunyai dokumen badan usaha.

Oleh karena itu, dia berterima kasih kepada aparat Pemkab Pringsewu atas dukungan dan bimbingan, serta pemberitahuan terkait kewajiban izin usaha dari instansi terkait.

Kurniawan mengaku telah mengajukan izin usaha sejak dua bulan lalu.

Bahkan dokumen terkait izin ini telah masuk ke Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Pringsewu.

Baca juga: Daging Sapi Beku Dijual Rp 110 Ribu per Kg, Asisten II: Ancam Pasar Ternak Sapi Pringsewu

Akan Ditutup

Halaman
1234
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved