Tanggamus
Polsek Pulau Panggung Lampung Tangkap 3 Pembobol Konter Kurang dari 24 Jam
Polsek Pulau Panggung Polres Tanggamus berhasil menangkap tiga pembobol konter ponsel di Kecamatan Pulau Panggung.
Penulis: Tri Yulianto | Editor: soni
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TANGGAMUS - Polsek Pulau Panggung Polres Tanggamus berhasil menangkap tiga pembobol konter ponsel di Kecamatan Pulau Panggung.
Menurut Kapolsek Pulau Panggung Inspektur Satu Musakir, ketiga pelaku bernama Dodi Saputra (22), Wahyu Pratama (19) dan HR (17) warga Pekon Gunung Meraksa warga Kec. Pulau Panggung.
"Ketiga pelaku ditangkap tanpa perlawanan saat berada di rumahnya masing-masing di Pekon Gunung Meraksa, Pulau Panggung," ujar Musakir mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Satya Widhy Widharyadi.
Dari penangkapan tersebut diamankan barang bukti enam unit ponsel, tiga merek Hot Wave K2, merek Infinix Hot 10 Play, dua ponsel merek Infinix Smart 5 serta empat charger.
Baca juga: Kasus Pembobolan Rumah di Lampung Tengah Terungkap Setelah Polisi Tangkap Orang Ini
"Barang bukti tersebut diamankan dari para pelaku sebab belum dijual," ujar Musakir.
Sedangkan korbannya Mukhson (38) warga Pekon Tekad selaku pemilik Sultan Jaya Cell di Pekon Tekad. Dan melaporkan kejadiannya pada 24 Agustus 2021.
Dari keterangan korban, pencurian diketahuinya sekitar pukul 6.00 WIB saat hendak membereskan konter miliknya. Ternyata bagian dalam konter sudah acak-acakan.
Setelah korban mengecek kembali semua barang yang ada di konter tersebut diketahui berbagai barang sudah hilang.
Lalu korban mengecek CCTV dan melihat satu orang memasuki konter lewat bagian atas plafon dengan cara merusaknya. Kemudian pelaku keluar kembali melalui plafon yang sudah dirusak tersebut.
"Akibat kejadian tersebut korban mengalami kehilangan ponsel berbagai jenis dan uang tunai Rp 1 juta, secara keseluruhan bernilai Rp 10,5 juta, lalu melapor ke Polsek Pulau Panggung untuk ditindaklanjuti," jelas Musakir.
Ia menambahkan, berdasarkan bukti petunjuk rekaman CCTV serta dikuatkan keterangan saksi-saksi dan barang bukti bisa diungkap para pelakunya.
Berdasarkan keterangan para pelaku, peran masing-masing pelaku yakni HR berperan masuk ke dalam counter, lalu Dodi Saputra juga naik menunggu di atas. Sementara Wahyu menunggu di motor sambil mengamati situasi.
"Peran masing-masing pelaku, Dodi Saputra dan HR naik ke atas genteng dan membuka genteng. Lalu HR masuk ke dalam konter. Sementara Wahyu menunggu di jalan mengamati situasi," kata Musakir.
Perbuatan tersebut direncanakan mereka bertiga di rumah Wahyu selanjutnya mereka mengendarai sepeda motor ke konter yang akan dibobol. Lalu Dodi Saputra dan HR naik ke atas dan HR turun dengan menjebol plafon.
Dari aksinya didapat enam ponsel yang langsung dibagi tiga. Sementara uang tunai dipakai untuk membeli makan dan membeli tuak.