Breaking News:

Kasus Korupsi di DPRD Pringsewu

PPTK Makan Minum Sekretariat DPRD Pringsewu Jadi Tahanan Kota

Kasi Intel Kejari Pringsewu Median Suwardi mengungkapkan, penyidik melakukan penahanan kota dengan pertimbangan tersangka SRW kooperatif.

grafis tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi. Kasi Intel Kejari Pringsewu Median Suwardi mengungkapkan, penyidik melakukan penahanan kota dengan pertimbangan tersangka SRW kooperatif. 
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - PPTK Makan Minum Sekretariat DPRD Pringsewu, SRW jadi tersangka dugaan korupsi.
Penetapkan status ini dilakukan Kejaksaan Negeri Pringsewu.
Kini, tersangka SRW menjadi tahanan kota dari Kejari Pringsewu.
Kasi Intel Kejari Pringsewu Median Suwardi mengungkapkan, penyidik melakukan penahanan kota dengan pertimbangan tersangka SRW kooperatif.
"Selain itu kondisi kesehatan tersangka dalam keadaan kurang baik," ujar Median mewakili Kajari Pringsewu Ade Indrawan melalui siaran pers, Jumat, 1 Oktober 2021 malam.
Ditambahkan Median, kondisi kesehatan tersangka ini dibuktikan dengan surat rekam medik.
Median mengungkapkan, bahwa keluarga dari tersangka telah membuat surat jaminan bahwa tersangka akan terus bersifat kooperatif selama proses penyidikan berlangsung.

Diketahui, Kejaksaan Negeri Pringsewu menetapkan  berinisial SRW, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) kegiatan tersebut sebagai tersangka.

SRW adalah orang yang paling bertanggung jawab dalam kasus tersebut.

Hal ini disampaikan Kasi Intel Kejari Pringsewu Median Suwardi.

"Saudari SRW selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) pada kegiatan tersebut," ujar Median mewakili Kajari Pringsewu Ade Indrawan dalam siaran pers yang diterima Tribun Lampung.co.id, Jumat, 1 Oktober 2021 malam.

Penetapan tersangka ini sebagaimana dengan SPRINDIK No.01 / L.8.20/ Fd.2/10/2021 tanggal 01 Oktober 2021.

Median Suwardi mengatakan, SRW ditetapkan sebagai tersangka karena telah dianggap merugikan keuangan negara atas belanja makan dan minum di Sekretariat DPRD Pringsewu.

Baca juga: Kejari Pringsewu Lampung Tetapkan PPTK di Sekretariat DPRD Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Korupsi

Sebelumnya diberitakan, sejak sebelum Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, penyidik Kejari Pringsewu maraton melakukan pemeriksaan.

Pemeriksaan itu untuk pengambilan keterangan saksi.

Dimana saksi yang dipanggil terdiri dari anggota DPRD Pringsewu.

Mulai dari ketua hingga anggota.

Selain itu Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan pihak rekanan. 

Baca juga: BREAKING NEWS Kejari Pringsewu Lampung Ungkap Kerugian Negara pada Kasus Dugaan Korupsi di DPRD

Penyidikkan itu berdasar surat perintah Kepala Kejaksaan Negeri Pringsewu Nomor  PRINT-01/L.8.20/Fd.2/04/2021 tanggal 08 April 2021.

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved