Pelaku Curanmor di Bandar Lampung

Pelaku Curanmor di Bandar Lampung Tertangkap, Polisi Buru 2 Rekannya dan Penadah

Panji sang pelaku curanmor di Bandar Lampung menyebutkan, ada 2 rekannya yang lain dan juga penadah. Kini polisi memburu seluruh nama yang ia sebutkan

Penulis: syamsiralam | Editor: Kiki Novilia
Tribunlampung.co.id / Syamsiralam
Kanit Ranmor Iptu A Saidi Jamil (tengah). Polisi memburu rekan dan penadah terkait aksi pelaku curanmor di Bandar Lampung. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Dari keterangan pelaku curanmor di Bandar Lampung, Panji, polisi terus mengembangkan kasus tersebut.

Kanit Ranmor Iptu A Saidi Jamil mengatakan, pihaknya masih terus melakukan pengejaran terhadap pihak-pihak yang disebutkan oleh pelaku curanmor Panji.

Panji sang pelaku curanmor di Bandar Lampung menyebutkan, ada 2 rekannya yang lain.

"Ada dua orang rekannya yang biasa bersamanya dalam aksi pencurian itu," jelas Iptu A Saidi Jamil.

Saidi menambahkan, satu pelaku rekan pelaku Panji berisinial H ditengarai merupakan otak dari komplotan pelaku pencurian motor tersebut.

Baca juga: Pelaku Curanmor di Bandar Lampung Dapat Upah Rp 600 per Motor

Baca juga: Pengakuan Pelaku Curanmor di Bandar Lampung Jual Curiannya ke Penadah

"Peran pelaku H ini yang melakukan eksekusi motor dengan menggunakan kunci leter T yang ia miliki," tandasnya.

Selain 2 rekan pelaku, polisi juga mengincar 2 orang penadah motor hasil curian pelaku Panji.

"Kita akan kejar terus dua teman pelaku yang masih buron dan juga dua orang penadah hasil kejahatan para pelaku. Doakan supaya cepat kami tangkap," kata dia.

Upah Rp 600 Ribu

Terungkap pengakuan pelaku curanmor di Bandar Lampung, yakni Panji terkait upah dari pekerjaan kriminalnya.

Tiap kali bagi hasil, dikatakan pelaku curanmor Panji mendapatkan uang tunak Rp 600 ribu. 

Diketahui motor curian yang dia dapatkan selaku pelaku curanmor di Bandar Lampung, dijual oleh kedua rekannya yang masih buron. 

Baca juga: Pelaku Curanmor di Bandar Lampung Diperkirakan Gasak Lebih dari 10 Motor

Baca juga: Pelaku Pencurian Motor: Teman yang Eksekusi, Saya Mengawasi Situasi

Dia hanya mendapatkan uang penjualannya saja.

"Rata-rata segitu (Rp 600 ribu) setiap dari hasil penjualan motor ke penadah. Uang dikasih H dan F (dua temanya yang masih buron)," bebernya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved