Kasus Asusila di Pringsewu

Ayah di Lampung Manfaatkan Putrinya Buat Lunasi Utang, Pelaku Rudapaksa Anak

Ayah kandung di Kabupaten Pringsewu tega menyerahkan putrinya yang masih belia kepada seorang teman sebagai pelunas utang.

Humas Polres Pringsewu
Kepala Polres Pringsewu AKBP Rio Cahyowidi didampingi Kasat Reskrim Iptu Feabo Adigo Mayora Pranata dalam press rilis perkara ayah kandung rudapaksa putrinya yang masih usia 12 tahun. Bahkan menukar anaknya ke teman buat lunasi utang. 

Tribunlampung.co.id, Pringsewu - Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung digemparkan dengan pengakuan anak perempuan usia 12 tahun dimanfaatkan ayah kandung buat lunasi utang.

Ayah kandung di Kabupaten Pringsewu tega menyerahkan putrinya yang masih belia kepada seorang teman sebagai pelunas utang.

Tidak hanya itu, korban juga kerap dirudapaksa oleh ayah kandung sendiri. Ironisnya, perbuata asusila ayah ke putri kandung ini berlangsung hingga sekitar satu tahun lamanya.

Perkara ayah kandung bejat ini diungkap oleh Polres Pringsewu.

Kapolres Pringsewu, Polda Lampung, AKBP Rio Cahyowidi mengungkap pengakuan korban yang setahun terakhir menjadi korban asusila ayah kandungnya.

Baca juga: Setahun Jadi Korban Asusila Ayah Kandung, Bocah SD di Pringsewu Beranikan Diri Lapor ke Sang Ibu

Baca juga: Kasus Penimbunan Solar Subsidi di Pringsewu, Sepekan Tersangka Timbun 10 Ribu Liter

Tak hanya lakukan tindak asusila, M juga diduga menggunakan putri kandungnya sebagai pelunas utang ke rekannya.

"Karena terlilit utang banyak, jadi dugaan sementara, pelaku membayar dengan cara menukar dengan anaknya," kata AKBP Rio Cahyowidi, Sabtu (30/7/2022).

Polres Pringsewu, saat ini sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan anak perempuan usia 12 tahun yang digunakan ayah kandung buat pelunas utang itu.

"Kita juga akan berkoordinasi dengan Dinas PPPA dan Dissos," ungkap Rio Cahyowidi.

Saat ini ayah kandung dijerat UU perlindungan anak dengan hukuman paling ringan 3 tahun dan maksimal 15 tahun penjara.

"Namun jika terbukti ada unsur penjualan manusia, maka akan kita kenakan pasal berlapis," ungkapnya.

Pelaku bisa dijerat Pasal 2 atau Pasal 10 atau Pasal 11 Undang-undang RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang.

Baca juga: Profil Wakil Ketua Komisi I DPRD Pringsewu Anton Subagiyo, Peraih Gelar Keraton

Baca juga: Perbaikan Jalan Pringsewu Lampung Capai 75 Persen, 10 Ruas Telan Dana Rp 28 M

"Ancaman hukuman pidana paling singkat 3 tahun dan paling lama 15 tahun," pungkasnya.

Jual Anak Kandung Karena Terlilit Utang

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved