Lifestyle

Hari Batik Nasional Momen untuk Menumbuhkan Kesadaran

Leni Riski Apriliani mengatakan hal senada bahwa hari batik nasional menjadi momen untuk meningkatkan meningkatkan kesadaran masyarakat.

Dokumentasi
Leni Riski Apriliani. Hari Batik Nasional momen untuk menumbuhkan kesadaran. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Adanya Hari Batik Nasional yang diperingati setiap tanggal 2 Oktober dinilai sebagian anak muda di Bandar Lampung sebagai wadah menumbuhkan kesadaran dan kecintaan akan warisan budaya.

Atika Nurwan Indriani mengatakan, melalui peringatan hari batik, setidaknya masyarakat terus diingatkan bahwa ada yang harus terus dijaga dan dilindungi dari gempuran busana modern.

"Dengan adanya Hari Batik, itu untuk meningkatkan kesadaran akan batik, melindungi batik dari gempuran busana modern dan meningkatkan minat terkhusus generasi milenial untuk melestarikan batik yang ada di Indonesia," ujar mahasiswi Magister Ilmu Komunikasi, Unila ini, Kamis (29/9/2022).

"Batik adalah bagian dari identitas yang harus terus dilestarikan, dikembangkan dan jadi kebanggaan. Dengan menggunakan batik sama halnya kita menjaga batik agar tetap eksis," sambungnya.

Salah satu wujud cintanya terhadap batik adalah kerapnya ia menggunakan batik untuk kuliah atau saat acara formal.

Baca juga: Mulai Pulih, Omset Batik Siger Lampung Tembus Rp 100 Juta per Bulan

Baca juga: Hari Batik Nasional, Milenial Lampung Sutjiati Kelanaritma Narendra: Ada Cinta di Tiap Karya

"Saya biasanya pakai batik di momen kondangan, kuliah, bahkan acara semi formal," papar gadis berhijab ini.

Milenial Lampung lainnya, Leni Riski Apriliani mengatakan hal senada bahwa hari batik nasional menjadi momen untuk meningkatkan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap upaya perlindungan dan pengembangan batik di tanah air.

"Mencintai batik bisa dimulai dengan langkah kecil seperti memperingati Hari Batik Nasional dengan cara menggunakan batik di hari tersebut. Ini dapat membangkitan minat kalangan masyarakat khususnya remaja terhadap penggunaan kain batik di kehidupan sehari-hari," tutur perempuan berparas cantik ini.

Pemilik akun Instagram @leniriskia_ ini biasanya suka pake batik di acara formal seperti hajatan dan juga saat hangout.

"Tinggal modelnya aja disesuaikan, biasanya aku suka pake kain batik yang model jumputan. Motifnya bagus dan modern, untuk maen juga oke," sambungnya.

Jadi Penerus

Sutji Kelanaritma Narendra berniat menjadi penerus usaha batik yang ditekuni oleh eyang putrinya.

Menurutnya itu menjadi bagian dedikasi untuk negeri dimana turut melestarikan warisan budaya Nusantara.

"Keunikan dari batik dan proses pembuatannya yang tidak mudah membuat saya punya ketertarikan tersendiri, apalagi memang ada darah dari eyang," kata Sutji.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved