Sekeluarga di Way Kanan Dibunuh

Satu Korban Pembunuhan Sekeluarga di Way Kanan Lampung Dikubur di Kebun Tebu, Empat di Bekas Sumur

Korban yang dikubur di kebun tebu atau kebun disingkong yakni Juwanda.

Editor: Tri Yulianto
Tribunlampung.co.id
Polres Way Kanan Lampung ekspos ungkap kasus pembunuhan sekeluarga, dari lima korban satu jasad dikubur terpisah yakni Juwanda di kebun tebu atau singkong. 

Tribunlampung.co.id, Way Kanan – Satu dari lima korban pembunuhan sekeluarga di Kampung Marga Jaya, Negara Batin, Way Kanan, Lampung dikuburkan terpisah.

Satu korban yang dikuburkan terpisah yakni Juwanda (26), sedangkan anggota keluarga lainnya dikubur dalam satu tempat yakni di rumah korban Kampung Marga Jaya, Negara Batin, Way Kanan, Lampung.

Juwanda (26) merupakan kakak tiri pelaku berinisal DW (17) yang dikubur di areal kebun tebu atau kebun singkong di Kampung Marga Jaya, Negara Batin, Way Kanan, Lampung.

Sedangkan empat korban lainnya yakni pasangan suami istri Zainudin (60) dan Siti Romlah (45), Wawan Wahyudin (55), Juwanda (26), Zahra (6) dikubur dalam satu tempat.

Untuk empat korban dikuburkan di bekas sumur yang dijadikan septic tank di belakang rumah korban lalu disemen.

Baca juga: 5 Jenazah Korban Pembunuhan di Lampung Kondisinya Mengenaskan

Baca juga: Pembunuhan Sekeluarga di Way Kanan, Tersangka Jual 2 Lahan Korban hingga Bikin Warga Curiga

Kini lima jasad korban pembunuhan sudah berada di RS Bhayangkara di Bandar Lampung Lampung untuk proses autopsi.

Kasus ini juga masih terus diselidiki oleh Polres Way Kanan beserta jajarannya.  

Kapolres Way Kanan AKBP Teddy Rachesna mengatakan, pihaknya mengamankan dua orang pelaku yang insial DW dan EW yang merupakan ayah dan anak sebagai tersangka pembunuhan sekeluarga ini.

Kronologi pembunuhan sekeluarga di Way Kanan bermula dari adanya laporan orang hilang.

Teddy menerangkan, pada 1 Juli 2022 dilaporkan orang hilang dengan identitas korban Juwanda (26) jenis kelamin laki-laki warga Kampung Marga Jaya Kecamatan Negara Batin, Way Kanan.  

Orang tersebut hilang tidak diketahui keberadaannya sejak tanggal 24 Februari 2022.

Kemudian Kepala Desa berkoordinasi dengan Polsek Negara batin.

Baca juga: OJK Lampung Dorong Industri Keuangan Beri Layanan yang Mudah Dijangkau dan Melek Digital

Baca juga: Telkomsel Dukung Perhelatan Pahlawan Digital UMKM 2022

Lalu dilakukan penyelidikan hingga akhirnya mengarah ke salah satu pelaku.

Dari informasi yang didapat, dugaan petugas benar setelah melakukan introgasi berdasarkan pengakuan pelaku DW.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved